Kos-kosan di Jl Setia Budi Digerebek, 15 Kg Sabu Disita! 1 Tersangka Tewas Ditembak

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir didampingi Kasat Narkoba AKBP Sugeng Riyadi memaparkan kasus narkoba di RS Bhayangkara Medan. Aribowo

Medan | Jurnal Asia
Polrestabes Medan mengamankan 15 Kg sabu dan 60 ribu butir ekstasi dalam penyergapan di kos-kosan Jalan Setia Budi Gang Rambutan, Pasar I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

Empat orang tersangka pengedar ditangkap, satu diantaranya tewas diterjang timah panas polisi karena melawan saat ditangkap.

Adapun tersangka yang tewas diketahui berinisal AY (22) warga Jalan Air Joman Silau Baru, Kabupaten Asahan. Sementara tiga tersangka lain yakni WY (24) warga Jalan Garu VI, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas,

Dan dua orang wanita NB (17) warga Jalan Mabar KL Yosudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Labuhan, dan RK (19) warga Jalan Griya Martubung, Kelurahan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

“Satu tersangka berusaha melarikan diri dengan melawan petugas, terpaksa kita beri tindakan tegas dan keras. Dari dalam indekos tersebut kita amankan 15 kg sabu beserta 60 ribu butir pil ekstasi,” ujar Kapolrstabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir didampingi Kasat Narkoba AKBP Sugeng Riyadi, Jumat (20/3/2020).

Dijelaskannya peran tersangka, NB menyimpan barang sabu dan ekstasi. Sedangkan, dua tersangka WY dan RK merupakan pasangan kekasih yang berperan sebagai kurir.

Begitu juga dengan tersangka, AY yang ditembak mati juga berperan sebagai kurir.

“Asal barang kita duga dari Malaysia. Kita juga sedang menelusuri layer 2 dan layer 1,”katanya.

Dengan digagalkannya peredaran 15 kg sabu ini, lanjut Kapolrestabes, setidaknya terselamatkan 30 ribu masyarakat dari bahaya penyalahgunaan sabu. Begitu juga dengan 60 ribu butir pil ekstasi yang berhasil digagalkan setidaknya menyelamatkan 60 ribu orang.

“Kepada pelaku narkotika kami tidak segan menindak dengan tegas dan keras. Ini tidak akan berhenti di sini, kami juga akan kembangkan jaringan yang lainnya,”tukasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat 2 Pasal 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.(wo)