Gawat Ah! Saat Adakan Pesta Perkawinan, Bandar Narkoba di Sergai Juga Gelar Pesta Sabu

Kasat Narkoba Polres Sergai meringkus dua orang pengedar sabu yang meresahkan masyarakat. Ist

Sergai | Jurnal Asia
Seorang bandar narkotika, Tio Paulus Lumban Siantar alias Kuwait (51) warga Dusun VII Desa Sei Blutu Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) membuat heboh warga setempat.

Pasalnya, saat mengadakan pesta perkawinan anaknya, bandar narkoba itu turut menggelar pesta sabu yang dibagikannya secara cuma-cuma untuk tamu dan kerabat yang hadir.

Tak ayal, perbuatan pria paruh baya ini selain membuat kehebohan juga menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang kemudian melaporkan hal ini ke pihak berwajib, dan akhirnya mengantar sang bandar ke balik jeruji besi.

“Tersangka Kuwait kita amankan saat kita melakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Dusun VII Desa Sei Blutu Kecamatan Sei Bamban, menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang resah adanya peredaran narkotika jenis sabu,” terang Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, Selasa (12/3) siang.

Ia menjelaskan dalam laporan warga disebutkan bahwa ada seorang bandar bernama Kuwait yang membagikan sabu saat pesta perkawinan.

“Dari hasil penyelidikan tgl 3 Maret 2019 diketahui saat pelaku mengawinkan anaknya di TKP tersebut diatas, banyak memberikan sabu untuk dikonsumsi para kerabatnya sehingga hal ini membuat warga merasa resah akan peredaran sabu yang dilakukan oleh pelaku,” ujar Martualesi.

Mantan Kapolsek Kutalimbaru ini melanjutkan pihaknya yang telah mengantongi identitas pelaku kemudian melakukan GKN di rumah tersangka Kuwait,, Senin (11/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan 1 plastik transparan di sela sela batu, 1 klip plastik transparan di tumpukan kayu yang  berisikan kristal putih diduga sabu yang ditemukan di pekarangan rumah Kuwait dan dari lemari di kamar Kuwait ditemukan sepucuk senjata air sofgun yang masih aktif,” jelasnya.

Polisi yang menginterogasi tersangka Kuwait, mendapati kalau barang haram yang sangat merusak itu didapatnya dari seorang pria di Tebing Tinggi.

“Setelah dilakukan pengembangan kita juga menangkap pemasoknya bernama Hendra (21) warga Jalan Mesjid Tebing Tinggi, dengan barang bukti sabu seberat 0,14 gram,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Kuwait dijerat dengan Pasal berlapis yakni pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 TH 2009 tentang Narkotika dan UU Darurat NO.12 Th 1951 tentang kempemilikan senjata api dan sejenisnya tanpa ada hak.

Sementara tersangka M.Hendra dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Th 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.(wo)