Dua Pencuri Motor Vixion Terekam CCTV

Medan | Jurnal Asia

Pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Panglima Denai No 182, Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, terekam kamera pengintai CCTV.

Peristiwa pencurian ini, terjadi pada Senin (26/11) sekitar pukul 03.00 dinihari lalu.
Pelaku yang diduga berjumlah dua orang membawa kabur sepeda motor Yamaha Vixion, yang di parkirkan di dalam halaman depan rumah korban.

Dari rekaman kamera pengintai CCTV yang terpasang di halaman depan rumah, tempat usaha percetakan Rajawali Mas ini, terlihat seorang pelaku pencurian mencoba membuka pintu pagar rumah yang sekaligus tempat percetakan tersebut.

Sedangkan seorang lagi yang merupakan rekan pelaku, menunggu di tepi jalan memantau situasi.
Dengan menggunakan tang besi, pelaku mencoba memotong gembok yang mengunci pintu pagar. Setelah beberapa menit, akhirnya gembok bagian dalam dan luar pagar berhasil di buka oleh kedua pelaku dengan cara di potong.

Namun, pelaku tidak langsung masuk ke dalam. Pelaku terlihat menjauh dari pintu pagar. Mereka memantau situasi sebelum masuk. Setelah kondisi terlihat aman, barulah pelaku masuk ke dalam rumah yang sekaligus percetakan untuk mencuri sepeda motor.

Menurut salah seorang karyawan percetakan Rajawali Mas, Afandi (19) mengatakan bahwa dari rekaman CCTV pelaku terlihat menggunakan kunci T untuk langsung mengambil sepeda motor.
“Setelah pintu yang digembok terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam halaman dan mengambil sepeda menggunakan kunci T,” kata Afandi, Kamis (29/11).

“Setelah sepeda motor berhasil dihidupkan, pelaku langsung tancap gas membawa kabur sepeda motor itu bersama temannya yang sudah membawa motor,” sambungnya.

Ia menambahkan, bahwa setelah membawa kabur sepeda motor berjenis motor sport itu, pelaku meninggalkan halaman rumah itu begitu saja dan salah satu gembok yang berhasil di buka paksa dibawa kabur.

“Pemilik rumah sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan atas kasus pencurian sepeda motor. Kita berharap polisi segera menangkap pelaku pencurian tersebut,” harap Afandi. (tmc/hut)