Buron 6 Bulan, Spesialis Curanmor di Brayan Terpincang-pincang Ditembak Polisi

Tersangka curanmor ditembak Polsek Medan Barat. Ist

Medan | Jurnal Asia
Setelah lebih dari 6 bulan lamanya kabur dari kejaran polisi, Ferry Haryono (35) spesialis curanmor yang kerap beraksi di kawasan Brayan Kecamatan Medan Barat, akhirnya diringkus pihak kepolisian.

Dalam penangkapan itu, polisi menghadiahi timah panas terhadap tersangka curanmor tersebut karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan.

“Pelaku diamankan saat berada di dalam angkot yang melintas di Jalan Kl Yos Sudarso Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat,” ujar Kompol Choky S Meliala Kapolsek Medan Barat kepada wartawan, Jumat (3/5).

Ia menjelaskan penangkapan terhadap tersangka setelah pihaknya mendapatkan laporan kasus curanmor yang terjadi di Jalan Kl Yos Sudarso Lorong 35 Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, pada Sabtu (20/10/2018) silam.

Tak tanggung, pelaku bersama temannya menggasak dua unit sepeda motor yang berada di dalam rumah korban. “Setelah kita mendapatkan laporan ini kita melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelakunya berjumlah empat orang,” ujarnya.

Choky menyampaikan sebelumnya pihaknya juga telah mengamankan dua tersangka lainnya yakni Suheru alias Heru (37) dan M Arbi Mayu alias Mayu (23).

“Sedangkan untuk tersangka Ferry Haryono baru saja kita amankan, dalam penangkapan terhadap pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur di kakinya karena melawan saat dilakukan pengembangan,” ungkapnya.

Dari pemeriksaan diketahui kalau komplotan sudah sering melakukan curanmor di seputaran Brayan. “Pengakuan tersangka sudah empat kali,” jelas Kapolsek.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu orang lagi pelaku dari sindikat  curanmor berinisial S. “Sudah DPO dan dalam pengejaran,” tandasnya.(wo)