Dampak Lain Akses Internet

Masalah kurang tidur semakin meningkat di negara maju. Kurang tidur dapat mengakibatkan gangguan kognisi dan masalah pribadi serta sosial yang serius. akses internet berkecepatan tinggi dapat menyita waktu tidur seseorang hingga 25 menit per malam dibandingkan mereka yang tidak memiliki akses internet cepat. Ini penelitian pertama yang menghubungkan relasi kausal antara akses internet broadband dan masalah kurang tidur.Kebiasaan kita bermain gadget sebelum tidur telah dikaitkan dengan berbagai gangguan tidur. Paparan cahaya dari ponsel dan komputer menekan produksi melatonin, hormon yang berfungsi mengatur siklus tidur. Akses internet cepat membuat terjaga lebih lama untuk bermain video game, menjelajahi web dan menghabiskan waktu di media sosial. Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya kuantitas dan kualitas tidur, sehingga kami perlu memberikan informasi risiko kesehatan dari penggunaan teknologi di malam hari untuk meningkatkan pola tidur yang lebih sehat dan mengurangi dampak buruknya terhadap kesejahteraan individu

Beragam akses terhadap informasi dan hiburan dari berbagai penjuru dunia dapat dicari melalui internet. Internet menembus batas dimensi kehidupan pengguna, waktu, dan ruang, yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Keberadaan internet secara tidak langsung menghasilkan sebuah generasi yang baru, yaitu generasi ne(xt). Generasi ini dipandang menjadi sebuah generasi masa depan yang diasuh dan dibesarkan dalam lingkungan budaya baru media digital yang interaktif dan yang berwatak menyendiri (desosialisasi). Gaya hidup manusia modern saat ini cenderung individualis membuat manusia kurang berhubungan dengan teman-teman yang sudah tercatat dalam kenangan seperti teman sekolah, kuliah, bermain dan sebagainya. Kebutuhan afiliasi terkait dengan kecenderungan untuk membentuk pertemanan dan untuk bersosialisasi, untuk berinteraksi secara dekat dengan orang lain, untuk bekerjasama dan berkomunikasi dengan orang lain dengan cara yang bersahabat, Komunikasi tidak hanya dapat dilakukan secara langsung dan tatap muka namun juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan internet yang menyediakan fasilitas untuk berkomunikasi seperti facebook.  kepuasan para pengguna yang berlanjut pada pembentukan perilaku baru untuk mencari kesenangan melalui internet. Adiksi terhadap internet merupakan permasalahan baru yang dialami oleh hampir seluruh penduduk dunia.

Akibat sosial media ini tidak sedikit orang yang menjadi apatis, tidak peduli lingkungan, tidak peduli orang lain dan coba rasakan ketika dulu mungkin sebelum berkembangnya teknologi dan berkembangnya sosial media, ketika kita makan siang dikantor waktu tersebut termanfaatkan untuk berinteraksi sesama rekan sekantor, namun saat ini mungkin orang lebih nyaman makan sendirian dengan Handphone di tangannya dan selalu menunduk memperhatikan Handphonenya, asik dengan kehidupan sosialnya di media-media internet. Media mempengaruhi setiap perbuatan atau tindakan dalam masyarakat.  Asumsi pertama ini menekankan pada gagasan pada saat ini manusia tidak dapat lepas dari media. Media merupakan sebuah hal yang penting, bahkan menembus ke dalam kehidupan manusia yang paling dalam. Keberadaan media memberikan pengaruh dalam kehidupan manusia dan masyarakat.

Kehadiran media sosial membuat ruang privat seseorang melebur dengan ruang publik, terjadi pergeseran budaya sebagian orang dan tidak segan-segan mengupload segala kegiatan pribadinya untuk disampaikan kepada teman-temannya melalui akun media sosial dalam membentuk identitas diri mereka. Berkomunikasi melalui social media secara personal dan melek komputer, yang di dalamnya ada fasilitas videogames. Terjadi pergeseran budaya, dari budaya media tradisional yang berubah menjadi budaya media yang digital. Salah satu media sosial yang cukup berpengaruh di Indonesia adalah Facebook.   Keberadaan media sosial telah mengubah bagaimana akses terhadap teknologi digital berjaringan. Media sosial merupakan salah satu bentuk dari perkembangan internet.