Reza Bangga Raih Emas Perdana di Porkot

 

Medan | Jurnal Asia

Ada rasa haru dan bangga saat atlet binaan KONI Medan ini tampil sebagai pemenang cabor dayung pada ajang PORKOT X/2018 yang digelar di Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) I Belawan, Minggu (25/11) kemarin. Atlet bernama lengkap Muhammad Reza Chaniago menyumbang medali emas dan perunggu untuk kontingen kecamatan Medan Timur.

Atlet yang akrab disapa Reza ini tampil gemilang di nomor kayak 1 putra 500 meter dengan catatan waktu 1 menit 7 detik. Dirinya mengalahkan Wawan (Medan Denai) dengan waktu 1 menit 11 detik dan Wahyu (Medan Marelan) dengan waktu 2 menit 34 detik. Namun pada nomor kayak 1 putra 200 meter pelajar SMK Bahari Hangtuah Belawan ini harus puas di peringkat ketiga dengan raihan perunggu.

Anak bungsu dari lima bersaudara ini mengatakan raihan medali yang berhasil didulang merupakan medali perdana diajang Porkot.

“Alhamdulilah berhasil menyumbang 1 emas dan 1 perunggu untuk kontingen Medan Timur. Medali yang diraih merupakan medali perdana yang dipersembahkan untuk ketua orang tua,” ujar Reza di Medan, Senin (26/11).

Prestasi yang diraih anak dari pasangan Samsul Bahari dan Jubaini tidak membuat puas diri dengan raihan prestasi. Dirinya bertekad untuk membukukan pendayung andalan kota Medan untuk mengejar prestasi demi prestasi untuk membawa nama harum kota Medan.

“Sejak duduk di kelas 1 SMK saya sudah menggeluti olahraga dayung. Olahraga air yang penuh tantangan ini ternyata membuat kita bisa rileks memandang keindahan lautan. Olahraga ini terus ditekuni tentunya ingin mendapat prestasi dengan misi menjadi atlet dayung nasional,” papar Reza.

Reza menambahkan, olahraga dayung khususnya kayak telah menjadi bagian dari ikon wisata olahraga (sport tourism) di Sumut. Hal ini terbukti dengan telah digelarnya event International Toba Kayak Marathon 2017, pada 28-30 Juli di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, tahun lalu. Dampaknya telah membuat daya tarik kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik. (bambang nl-adp)