Partai Krusial

Malaga – Mimpi Real Madrid untuk mengakhiri puasa gelar La Liga mereka sedikit lagi menjadi kenyataan. Mereka hanya perlu mencuri poin saat bertandang ke markas Malaga, Senin (22/5) dinihari WIB nanti.

Jelang pertandingan terakhir La Liga musim ini, Real Madrid bercokol di puncak klasemen dengan raihan 90 poin. Kemenangan kontra Celta Vigo tengah pekan lalu membuat anak asuh Zinedine Zidane ini berhasil naik ke puncak klasemen menggeser rival mereka Barcelona yang mengoleksi 87 poin.

Untuk menjadi juara La Liga, secara matematis Madrid hanya membutuhkan hasil imbang kontra Malaga. Jika mereka kalah, dan Barcelona menang maka perolehan poin kedua tim akan sama-sama mencapai angka 90 poin. Jika skema itu terjadi maka kemungkinan besar Barcelona akan menjadi juara karena sang juara bertahan memiliki selisih gol lebih banyak daripada El Real. Untuk itu kubu Los Blancos akan melakukan segala cara untuk memenangkan laga ini.

Lawan terakhir mereka di La Liga musim ini adalah Malaga. Malaga sendiri sejatinya bukan ancaman yang berarti bagi El Real karena dalam enam pertemuan terakhir keduanya, tim berjuluk Las Boquerones ini tidak sekalipun pernah menang kontra El Real. Bahkan semenjak tahun 1984, Madrid hanya kalah satu kali di La Rosaleda sehingga mereka diprediksi tidak akan kesulitan meraih poin di Jornada 38 nanti.

Meski memiliki sejarah pertemuan yang bagus, kubu Los Blancos harus ekstra waspada dalam menghadapi laga ini. Pasalnya tim tuan rumah bisa dikatakan tengah onfire, di mana mereka meraih satu hasil seri dan empat kemenangan di lima laga terakhir mereka di La Liga. Mereka juga menang empat kali beruntun di kandang mereka baru-baru ini, sehingga mereka punya potensi menjegal ambisi juara Los Blancos pada laga akhir pekan nanti.

Jelang laga ini, pelatih Michel dikabarkan tidak bisa menurunkan sejumlah pemain utamanya. Adalberto Penaranda, Roberto Rosales dan Juanpi dipastikan tidak bisa turun pada laga ini karena mengalami cedera.

Michel sendiri kemungkinan akan memainkan pakem 4-2-3-1 pada laga ini dengan Sandro Ramirez sebagai juru gedor mereka. Mantan striker Barcelona itu akan dibantu oleh Jony, Pablo Fornals dan Javin Ontiveros di sektor gelandang serang. Di lini pertahanan, Diego Llorente akan kembali berduet dengan Luis Hernandez sementara Carlos Kameni akan menjadi palang pintu terakhir mereka pada laga ini. Di kubu tim tamu, pelatih Zinedine Zidane datang ke Malaga dengan kekuatan nyaris penuh. Ia hanya tidak bisa memainkan Gareth Bale dan Dani Carvajal yang mengalami cedera, sementara James Rodriguez dan Pepe diragukan tampil pada laga ini karena mendapat cedera kecil baru-baru ini.

Demi mengunci gelar juara, Zidane diprediksi akan menurunkan tim terkuatnya pada laga ini. Dengan skema 4-3-3, Isco akan kembali menemani Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di lini serang Los Blancos. Di lini tengah, trio Casemiro, Luka Modric dan Toni Kroos akan mengatur aliran bola El Real, sementara Keylor Navas akan ditugaskan mengamankan gawang Madrid dari gempuran serangan Malaga.

Zidane sendiri terus mewanti-wanti pada anak buahnya agar tidak hilang fokus dalam laga ini. Menurutnya, ini merupakan laga terberat Madrid di musim ini.

“Kami sekarang menatap tugas tersulit. Tim harus pulih dengan benar mengingat kami bermain habis-habisan di dua pertandingan terakhir,” kata Zidane. “Masih ada satu laga yang harus diselesaikan dan kami butuh satu poin. Liga belum berakhir, masih ada pertandingan terakhir dan duel akan berjalan sengit seperti yang terjadi di Vigo. Kami akan bermain seperti biasanya, duel bakal berjalan sulit memang, namun kami akan menang.”

Meski terbilang unggul segala-galanya, namun membawa pulang kemenangan sepertinya tak akan mudah. Sandro yang merupakan eks pemain Barca yang kini memperkuat Malaga, bertekad membuyarkan mimpi Madrid itu. Dia berambisi membobol gawang Los Blancos agar bisa membantu Barca juara.

“Semoga saya bisa mencetak gol dan menghadirkan gelar juara untuk Barcelona. Itu merupakan suatu hal yang ingin saya wujudkan. Saya berutang segalanya pada mereka (Barcelona),” kata Sandro. (bn-dc-goal-adp)d