Menjaga Asa Juara Grup

Madrid | Jurnal Asia

Atletico Madrid punya misi untuk meraih kemenangan dan menjaga peluang mereka untuk menjadi juara grup A Liga Champions musim ini saat menghadapi AS Monaco. Laga ini akan berlangsung di kandang Atletico, Wanda Metropolitano pada Kamis (29/11) dinihari WIB.

Atletico Madrid saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan raihan sembilan poin. Los Rojiblancos hanya kalah head to head dari pimpinan klasemen sementara, Borussia Dortmund. Jika bisa meraih kemenangan di dua pertandingan sisa di fase grup ini, dan Dortmund terpeleset, Atletico bisa saja menjadi juara Grup A.

Di sisi lain, AS Monaco masih juga belum bisa keluar dari situasi sulit yang membelit mereka sejak awal musim lalu. Meski bisa meraih kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Caen di ajang Ligue 1 akhir pekan lalu, Monaco masih bermain dengan kurang meyakinkan.

Di sisi lain, Atletico Madrid punya tempat tersendiri di hati Radamel Falcao. Kapten AS Monaco ini sempat dikenal sebagai salah satu penyerang paling tajam di dunia saat ia memperkuat Atletico.

Kembali ke mantan klubnya sebagai lawan tentu membuat Falcao punya motivasi lebih. Apalagi pemain asal Kolombia ini mencetak gol penentu kemenangan lawan Caen yang menyudahi tren tanpa kemenangan beruntun Monaco sejak ditangani Thiery Henry.

Begitupun, Atletico bermain bagus saat menjamu Barcelona pada akhir pekan lalu. Terlepas dari skor akhir di laga itu yang berakhir imbang 1-1, Atletico sebenarnya bermain sangat berani menekan Blaugrana di sepanjang pertandingan.

Menghadapi AS Monaco, Atletico seharusnya bisa melakukan hal serupa. Ditambah dengan kondisi Monaco yang masih belum stabil, Atletico diprediksi bisa menang dengan skor 3-1.

Thomas Partey dipercaya masih menjadi tumpuan Atletico untuk mengatur skema permainan. Lulusan akademi pemain muda Atletico Madrid ini terus berkembang menjadi salah satu gelandang tengah paling berpotensi saat ini.

Bahkan, baru-baru ini Thomas Partey masuk ke dalam nominasi pemain terbaik Afrika tahun 2018.

Pemain asal Ghana ini dibekali dengan kekuatan fisik yang luar biasa. Selain itu Thomas juga memiliki tendangan jarak jauh yang sangat kencang dan akurat. Sayangnya ia baru menyumbang satu assist dan belum mencetak gol di Liga Champions musim ini.
(sbc-adp)