Klopp Minta Liverpool Rileks

Liverpool – Juergen Klopp sesungguhnya sudah cukup oke dengan capaian poin Liverpool di Premier League saat ini. Kini dia cuma ingin skuatnya menikmati pekan terakhir.

Liverpool butuh kemenangan untuk mengunci finis empat besar dengan mantap. Saat ini menempati posisi empat dengan nilai 73 dari 37 laga, anak-anak Merseyside cuma satu poin di depan Arsenal yang siap memanfaatkan kelengahan mereka.

Ada tekanan besar tentu saja, tapi Liverpool pekan lalu lolos dengan meyakinkan lewat kemenangan 4-0 atas West Ham United. Urgensi untuk menang di laga tersebut semakin besar mengingat di partai sebelumnya mereka cuma berimbang 0-0.

Di laga melawan West Ham itu sendiri Klopp menyampaikan bahwa dirinya sudah cukup senang dengan raihan tim. Sebelum melawan West Ham, mereka punya 70 poin yang cuma kalah satu angka dari Arsenal saat finis kedua di musim sebelumnya.

Ini tentu saja adalah cara Klopp meredakan tekanan dan beban di pundak anak-anak asuhnya. Menatap pekan terakhir melawan Middlesbrough, Minggu (21/5) malam WIB, pesannya masih sama.

“Sejumlah momen dalam hidup terkadang tidak adil dan untuk kami, punya 70 poin, saya rasa musim lalu posisi kedua ada di angka 71 poin atau kurang lebih. Sebelum laga yang terakhir kemarin kami punya 70 poin dan saya berkata ke anak-anak, ‘Sungguh, saya sudah merasa oke’ karena kami sudah berusaha ini dan itu, tidak seluruhnya sempurna memang. Tapi ini bukan soal melihat kembali ke belakang di mana kami kehilangan poin-poin dan di mana kami melakukan ini dan itu seterusnya,” kata Klopp.

“Kami bisa mewujudkannya (finis di empat besar), tapi hanya jika kami tidak melupakan hal-hal yang bagus juga. Jadi mari bermain sepakbola karena itu satu-satunya hal yang bisa kami lakukan, satu-satunya hal yang bisa kami kendalikan, itulah yang saya coba katakan ke para pemain.”

Klopp menegaskan yang terpenting untuk Liverpool saat ini adalah fokus dengan apa yang bisa dilakukan. Memerhatikan laju tim lain cuma akan menambah tekanan dan beban, dan itu cuma akan membuat tim tak bisa menikmati permainan.

“Selama Anda fokus ke diri sendiri, selama Anda bisa menggunakan hal-hal bagus dari situasi yang ada, seperti sungguh-sungguh berjuang untuk sesuatu, maka segalanya baik-baik saja,” lanjut pria Jerman ini.

“Kalau Anda hanya merasakan tekanan, maka tidak masuk akal, Anda tak bisa berlari, tak bisa bernafas, tidak bebas, padahal itulah yang dibutuhkan sepakbola sehingga Anda bisa benar-benar tampil baik.”

(dc)