Terlibat Pengaturan Skor, Anggota Exco PSSI Johar Lin Eng Ditangkap Polisi

Johar Lin Eng diborgol setelah ditangkap di bandara Halim Perdana Kusuma. Foto: Istimewa/Detik

Jakarta | Jurnal Asia
Anggota komite eksekutif (exco) PSSI Johar Lin Eng baru saja ditangkap Satgas Anti Mafia Bola. Johar diduga terlibat pengaturan skor.

Nama Johar mencuat setelah Bupati Banjarnegara Budhi Sawarno dan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indrayani buka mulut dalam program Mata Najwa, sepekan lalu.

Keduanya mengungkapkan bahwa Johar meminta Rp500 juta agar Persiba menjadi tuan rumah fase gugur Liga 3. Johar juga disebut sebagai perantara dengan seorang mafia sepakbola berinisial Mr P.

Sepak terjang Johar akhirnya berhenti di tangan aparat dari Polda Metro Jaya. Pada Kamis (27/12) pagi WIB, Johar dibekuk di area kedatangan Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta usai tiba dari Solo.

Johar, yang memakai pakaian serba hitam, langsung diborgol. Pria yang juga merangkap sebagai Ketua Asprov (Asosiasi Provinsi) Jateng itu tak berkutik ketika diadang petugas.

Johar diciduk setelah ada laporan pengaturan skor pertandingan. Selanjutnya, pria yang juga pernah menjabat sebagai Plt Asprov Kepulauan Riau dan Aceh itu dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

“Penangkapan hari ini, besok baru lakukan penahanan. Sudah tersangka. Sudah kami tangkap berarti tersangka,” kata Ketua Tim Medan Satgas Anti Mafia Bola Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (27/12).

“Kami sedang mendalami Tsk J ini perannya apa, motifnya apa, serta hubungan dengan pelaku lain apa. Semua masih pendalaman oleh penyidik,” Argo menambahkan.

Johar menjadi salah satu dari tiga exco PSSI, yang diduga menjadi pelaku pengaturan skor. Selain Johar, Hidayat dan Papat Yunisal juga disebut-sebut terlibat.(wo/detik)