PGN Berangkatkan 4.070 Pemudik ke Kampung Halaman

Direktur SDM & Umum PT PGN Tbk, Desima E. Siahaan dan Direktur Strategis dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar lepas para pemudik, Jumat (31/5).Ist

Jakarta | Jurnal Asia
PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN kembali menggelar program mudik bareng. Tahun ini, sebanyak 4.070 pemudik akan diberangkatkan dengan 100 armada bus.

Setiap tahun, PGN ikut mendukung kampanye mudik aman dan nyaman. Upaya itu dilakukan dengan menggelar program mudik gratis. Pada tahun ini, selain terjadi penambahan peserta mudik gratis, terdapat pula rute baru yang dihadirkan. PGN memberangkatkan pemudik ke 10 rute di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta.

“Dengan mempertimbangkan minat pemudik, ada rute tambahan yaitu Lampung,” ungkap Direktur Utama PGN Gigih Prakoso.

Para peserta inipun dibuka untuk umum. Selain pekerja PGN, pelanggan PGN, ada juga buruh pabrik, media massa, dan industri pelanggan.

Di lingkungan PGN, peserta mudik berasal dari Keluarga OB, CS, Driver, Tukang Kebun, dan pekerja lainnya. Selain itu, peserta juga datang dari mitra, yakni buruh pabrik pelanggan PGN, serta Pengemudi Bajaj Gas (KOBAGAS).

PGN juga membuka program ini untuk keluarga pekerja Kementerian ESDM. Secara khusus, tiket mudik gratis inipun diberikan kepada Keluarga Anggota TNI, Marinir dan Kopassus.

Gigih mengatakan mudik ke kampung halaman sebelum Lebaran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Tradisi yang memiliki makna fitrah bagi umat muslim.

Di sisi lain, PGN merupakan perusahaan yang didirikan oleh pemerintah dengan amanat bisa memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. “Salah satu cara kami menjalankan amanat tersebut adalah melalui program Mudik Bersama PGN yang setiap tahun kami selenggarakan,” ungkap Gigih.

Setiap tahun, jumlah peserta Mudik Bersama PGN terus meningkat. Tahun ini, ada sebanyak 4.000 peserta mudik bersama yang jumlahnya meningkat 33 persen dibandingkan 3.000 pemudik tahun lalu.

PGN memberangkatkan seluruh bus tersebut dari 9 titik keberangkatan dari tanggal 29-31 Mei 2019. Pada hari pertama, pemberangkatan sebanyak 5 bus dari Komplek Kopassus Cijantung.

Hari berikutnya, 30 Mei, pemberangkatan peserta mudik dilakukan di GBK yang berbarengan dengan program Mudik Bersama Kementerian BUMN. Sedangkan pada hari terakhir, sisa bus diberangkatkan secara serempak dari KKO Marinir Cilandak (78 bus), Taman Proklamasi Jakarta (1 bus), Kantor PT Torabika (1 bus), serta  Kantor Area Bekasi (3 bus), dan Kantor KESDM Jakarta juga Bandung.

“Ke mana pun tujuannya, semoga Tuhan memberikan keamanan, keselamatan, kemudahan dan kelancaran sehingga Bapak-Ibu sekalian bisa sampai di kampung halaman tidak kurang satu apa pun,” tutup Gigih.