Pemilih tak Setuju Calon Tunggal | Gatot Cawapres Favorit, TGB Paling Religius

Jakarta – Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) mendapati masyarakat tak setuju dengan fenomena kotak kosong dalam pemilu, termasuk pemilu presiden.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio menjelaskan, KedaiKOPI sempat mengadakan survei pemetaan pendapat publik soal calon kotak kosong atau jika calon presiden hanya ada satu tanpa pesaing.

Hasilnya, sebanyak 62,9 persen responden tidak setuju jika pada pemilu presiden nanti hanya ada calon tunggal.

‘’Kotak kosong (52 persen) akan menjadi lawan terkuat Jokowi pada Pemilu 2019. Ini merupakan imbas ketidaksetujuan publik terhadap fenomena kotak kosong,’’ ujar Hendri melalui keterangan tertulis, Sabtu (14/4).

Masyarakat juga menilai fenomena partai yang tidak mencalonkan presiden tapi malah ramai-ramai mengusulkan nama wakil presiden terjadi karena beberapa hal. Alasannya antara lain tidak berani berkompetisi dengan Jokowi (22,0 persen), gagal melakukan kaderisasi (18,7 persen) dan karena kurang berpengalaman (16,7 persen).

Selain itu, KedaiKOPI juga menggelar survei elektabilitas sejumlah nama calon presiden dan wakil presiden. Joko Widodo masih dominan (48,3 persen) saat disandingkan dengan sejumlah nama antara lain Prabowo Subianto (21,5 persen) dan Gatot Nurmantyo (2,1 persen).

Sementara elektabilitas TGH Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang atau TGB), Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sama-sama mendapatkan 1,1 persen suara.

‘’Jadi, jika Jokowi rematch hari ini menghadapi Prabowo, maka Jokowi tetap lebih unggul,’’ ungkap Hendri.

Pada pertanyaan terbuka Jokowi juga berada pada posisi teratas top of mind masyarakat sebagai calon presiden (35,1 persen), diikuti Prabowo di posisi berikutnya 12,0 persen, Gatot Nurmantyo (1,1 persen), AHY (0,7 persen), TGB (0,5 persen) dan SBY (0,5 persen). Nama-nama lainnya seperti Hari Tanoe, Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi tak sampai 0,5 persen.

Kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Jokowi juga masih tinggi. Sampai saat ini, 66,5 persen responden mengaku puas pada pemerintahan Jokowi terutama pada bidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan dan hubungan luar negeri. Sebanyak 33,5 persen sisanya menyatakan tidak puas.

Gatot Cawapres Favorit, TGB Paling Religius

Mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo menjadi favorit cawapres 2019. Sementara TGB Zainul Majdi dinilai sebagai cawapres paling religius.

Hal ini merupakan hasil survei yang dilakukan KedaiKOPI. Survei ini dilakukan terhadap 1.135 responden di 34 propinsi dengan Margin of Error (MoE) +/- 2,97 % pada interval kepercayaan 95,0%.

Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Vivi Zabkie mengatakan, untuk posisi Wakil Presiden, Gatot Nurmantyo menjadi favorit. Saat ditanya, diantara nama-nama berikut siapakah yang akan Anda pilih menjadi Wakil Presiden Indonesia mendatang, hasilnya publik memilih Gatot Nurmantyo (17,5%).

Lalu diikuti Agus Harimurti Yudhoyono (8,7%), Anies Baswedan (8,6%), TGB Zainul Majdi (6,2%), Abraham Samad (4,1%), Tito Karnavian (3,9%), Muhaimin Iskandar (1,7%), Rizal Ramli (1,1%) dan nama nama lainnya.

Saat publik diajukan pertanyaan terbuka, bila pemilihan presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan anda pilih sebagai Wakil Presiden? 4,6% responden menyebut nama Gatot Nurmantyo.

Nama lain yang menempati //top of mind publik sebagai calon wakil presiden adalah TGB Zainul Majdi (4,4%) dan Agus Harimurti Yudhoyono (4,3%).

“Ini adalah tiga nama teratas yang dipikirkan masyarakat sebagai calon walaupun sebagian besar masyarakat belum memutuskan soal calon wakil presiden ini (53,5%),” jelas Vivi.

Lewat survei ini masyarakat setuju jika presiden setidaknya memiliki 5 karakter ini; kompeten, jujur dan dapat dipercaya, perhatian terhadap rakyat, santun dan religius.

“Dengan melihat karakter ini ada sejumlah nama yang dianggap mewakili, selain Jokowi, Prabowo dan Gatot, maka TGB Zainul Majdi masuk dalam kriteria ini,” tambah Vivi.

Rata-rata dari 5 karakter itu, Jokowi selalu menempati rangking pertama kecuali, kriteria religius yang predikatnya diberikan publik kepada Gubernur NTB TGB Zainul Majdi.

“Publik berpendapat TGB Zainul Majdi sebagai pemimpin yang paling religius mengungguli Jokowi, Gatot, Prabowo, Abraham Samad, Agus Harimurti dan lainnya,” jelas Vivi.

Pada elektabilitas partai politik, PDI Perjuangan memperoleh 20,1% ketika responden ditanya partai politik apa yang akan mereka pilih pada pemilu legislatif 2019 nanti. Diikuti Gerindra (9,5%), Partai Golkar (6,9%), Partai Demokrat (4,6%), PKB (4,6%), PKS (3,9%), PPP (3,6%), Partai Nasdem (3,5%), PAN (3,4%), Partai Perindo (3,3%), Partai Hanura (2,3%), PBB (0,2%).

Sementara 3 partai baru berada urutan terbawah dengan hanya Partai Garuda mendapat suara (0,2%) dan PSI dan Partai Berkarya 0%.  Alasan pemilihan partai-partai ini utamanya berdasarkan program partai, tokoh/kader yang disukai serta ideologi/latar belakang partai.

Pemimpin Informal

Survei yang dilakukan di 34 propinsi pada 19-27 Maret 2018 ini juga memetakan pemimpin informal di masyarakat dan sejumlah isu keagamaan.

Responden menyebut Rizieq Shihab sebagai pemimpin umat Islam bersama dengan Abdullah Gymnastiar, Ustad Abdul Somad dan TGB Zainul Majdi.

(rep/rol)