Gelombang Tinggi 4 Meter Melanda Perairan Indonesia, Ini Lokasinya

 

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto Liputan 6

Jakarta | Jurnal Asia
Gelombang tinggi mencapai empat meter diprediksi melanda di sejumlah perairan Indonesia.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Fadhly Ilhami menyampaikan, gelombang tinggi mulai 1,25 meter hingga 4,0 meter berpotensi terjadi mulai hari ini, Kamis (27/12) hingga Minggu (30/12) depan.

Adapun lokasi gelombang tinggi yang diperkirakan 2,5 mencapai 4 meter melanda di Perairan Selatan Jawa Tengah hingga NTB, Perairan Kep. Sangihe hingga Kep. Talaud,
Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas Bagian Selatan.

Kemudian Laut Maluku Bagian Utara,
Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah hingga NTB, Perairan Utara Halmahera Laut Natuna Utara – Perairan Kep. Natuna Samudra Pasifik Utara Halmahera.

“Terdapat pola tekanan rendah 1002 hPa dan 1008 hPa di Samudra Pasifik Utara Papua dan Laut Cina Selatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan pola angin di wilayah Indonesia umumnya bergerak dari barat daya – barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5-25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda, Perairan Kep. Seribu, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud, Perairan utara Halmahera, dan Laut Banda. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut,” jelasnya.

Atas kondisi ini, BMKG berharap dapat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisisr sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” pungkasnya. (wo/net)