Ahok Menjabat Komisaris Utama Pertamina, Erick Thohir : Saya Tidak Mau Ada Drama

 

Basuki Tjahaja Purnama. Ist

Jakarta | Jurnal Asia
Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

“Basuki Tjahaja Purnama Komisaris Utama di Pertamina. Didampingi oleh pak Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama di Pertamina,” ujarnya, Jumat (22/11) kemarin.

Dilansir CNNIndonesia.com Menteri BUMN Erick Thohir tak ingin ada drama atau perdebatan di BUMN. Pernyataan ini diberikannya usai mengumumkan penunjukkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

“Saya tidak mau ada drama-drama di dalam perusahaan, misalnya komisaris utama menjelekkan direktur utama, direktur utama menjelekkan komisaris utama. Saya tidak mau, kita rapat bersama,” ucap Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sekalipun ada perbedaan, Erick ingin penyelesaiannya tidak perlu diselesaikan dengan melempar pernyataan ke publik. Bahkan, hingga menjadi perbincangan lebih lanjut dari pihak-pihak lain.

“Kalau ada perbedaan, ayo kita duduk, karena tidak mungkin direksi berjalan tanpa dukungan komisaris. Komisaris bukan direksi,” katanya.

Pasal 31 UU BUMN menegaskan komisaris bertugas mengawasi direksi dalam menjalankan kepengurusan persero, serta memberikan nasehat kepada direksi.

Erick Thohir mengatakan Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina setelah melalui penilaian Tim Penilai Akhir (TPA). Ahok dipastikan menduduki kursi Komisaris Utama Pertamina pada hari ini atau paling lambat Senin (24/11/2019) depan.(wo)