Ziarah ke Makam Pahlawan, PSMTI Sumut Ajak Generasi Muda Membangun Indonesia

 

Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa tabur bunga.Netty

Medan | Jurnal Asia
Kemerdekaan diraih bukan hanya dari satu suku bangsa saja tetapi ada tangan-tangan suku lainnya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, di era modernisasi sekarang ini, generasi muda dari suku apapun harus mempertahankan Indonesia melalui pembangunan di berbagai bidang.

Demikian dikatakan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Tongariodjo Angkasa Ginting SE,MBA,MM,MSc saat ziarah ke Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Jalan SM Raja Medan, Sabtu (12/8)

Peletakan karangan bunga.Netty

Ziarah tersebut dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74. Dan diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air di tubuh anggota serta pengurus PSMTI Sumut, PSMTI Kabupaten Kota, Kecamatan dan Kelurahan.

“Sebagai warga negara yang baik, ziarah ke makam pahlawan itu sangat penting.  Kegiatan ini sebagai salah satu wujud dalam menghormati jasa-jasa pahlawan yang sudah merebut kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Ia mengatakan, perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan Indonesia penuh pengorbanan dan memiliki jiwa dan semangat patriotisme. Kemerdekaan yang diperoleh merupakan pemberian nyata dari pahlawan kita, mereka berjuang tanpa membedakan suku, agama dan ras.

Sebagai bukti, kata dia, di Taman Makam Pahlawan ini, ada kuburan pahlawan yang beragama Islam, Kristen dan lainnya.
Dan ada juga veteran pejuang dari etnis Tionghoa yang dikubur di sini diantaranya, Hendry Wijaya (Lie Tak Heng) dan Kamsiah (Wong Kim Sui).

Foto bersama seluruh pengurus PSMTI.Netty

“Tentu itu adalah bukti bahwa kemerdekaan dan pembangunan Indonesia bukan hanya seragam tetapi beragam. Artinya, bukan hanya satu suku saja, bukan hanya satu agama saja yang membuat Indonesia merdeka tetapi seluruh komponen bangsa,” tegasnya.

Tongariodjo juga menekankan, generasi muda sebagai penerus bangsa harus memiliki rasa cinta tanah air dan toleransi yang tinggi. Sebab, kedua hal tersebut menjadi salah satu faktor maju dan berkembangnya negara Indonesia.

Generasi muda juga memiliki tanggung jawab dalam mempertahankan kemerdekaan melalui prestasi di berbagai bidang baik pendidikan, ekonomi, olahraga, kesenian dan banyak lagi.

“Mudah-mudahan mereka bisa memiliki prestasi yang cemerlang sehingga negara lain tidak memandang “sebelah mata” terhadap negara Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya.

Hadir dalam ziarah ke makam pahlawan tersebut, Ketua Dewan Penasehat PSMTI Sumut, Edy Djuandi, Ketua Dewan Kehormatan PSMTI Sumut, Teh Kia Tjoh, sejumlah pengurus diantaranya, Joko Dharmanadi, Kundjung SH, Solihin Chandra dan lainnya.

Selain PSMTI Sumut, PSMTI Kabupaten Kota, Kecamatan dan Kelurahan kegiatan juga dihadiri organisasi Tionghoa lainnya seperti, Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sumut, Senam Peremajaan Diri Indonesia (Haqi), Umat Buddha Nusantara (UBN), Perkumpulan Marga Lie Sumut dan Lovely Family Charity Group serta didukung oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Wiyata Dharma Medan.(nty)