Wakil Ketua DMI Resmikan Masjid Corner, Memakmurkan Masjid di Era Milenial

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto meresmikan masjid corner di Medan. Ist

Medan | Jurnal Asia
Acara Khatam Fest 2019 yang digelar di Masjid Jami’ Jalan KL Yos Sudarso Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, juga diwarnai dengan peresmian masjid corner, Rabu (15/5) petang.

Penggagas masjid corner ini yaitu Indonesian Islamic Youth Economic Forum (Isyef) Sumut yang bekerjasama dengan Agan.

Masjid corner ini sendiri diresmikan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin dengan cara memotong pita.

Hano, selaku direktur Agan mengatakan, bersyukur dapat ikut serta dalam program yang dibuat oleh DMI untuk memakmurkan masjid.

“Alhamdulillah, Agan bersyukur dapat ikut serta dalam program-program yang dibuat oleh Dewan Masjid Indonesia untuk memakmurkan masjid,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam hal ini ia mengatakan pihaknya berperan dalam pembuatan sistim online dan offlinenya, seperti masjid corner serta pelatihan terhadap pelaku usahanya sendiri.

“Dalam hal ini kita berperan dalam pembuatan sistem onlinenya dan offlinenya juga, sepeti pengadaan masjid corner serta melakukan pelatihan-pelatihan terhadap pelaku usahanya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pada saat ini perusahaan yang bergerak di bidang IT ini tengah mendapat kesempatan dari salah satu Bank untuk menjalin kerjasama kedepan untuk dapat mengembangkan masjid corner tersebut.

“Agan ini bergerak di bidang IT yang kemudian kami sekarang mendapatkan kesempatan kesempatan yang sangat baik dari BRI dari isi maupun dari prima untuk dapat mengembangkan masjid corner,” ujarnya.

Lebih rinci dikatakannya, program masjid corner ini bertujuan untuk mensejahterakan masjid dan remaja masjid sehingga didalam masjid corner ini nantinya akan ada sebuah usaha mikro, seperti penjualan kopi, pulsa dan yang lainnya.

“Masjid corner ini sebenarnya adalah bentuk dari mensejahterakan masjid dan sejahtera oleh masjid, jadi di dalam masjid corner nanti ini akan ada yang namanya pusat untuk jualan kopi, jualan bahan-bahan keseharian, juga ada pulsa atau ada barang-barang lainnya,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, nanti keuntungan dari hasil transaksi masjid corner tersebut akan masuk seluruhnya ke Masjid dan remaja masjid yang menjalankan masjid corner tersebut.

“Yang intinya adalah, segala sesuatunya yang dari transaksi tersebut keuntungan dari transaksi tersebut akan masuk ke pada masjid melalui maupun remaja masjidnya,” terang Hano.

Ia juga berharap, kedepannya akan menargetkan sedikitnya 100 unit masjid corner  yang akan dapat dirasakan oleh seluruh remaja masjid di Indonesia sehingga dapat menjadi pelatihan yang memiliki kemampuan khusus untuk menjadi entrepreneur muda.

“Diharapkan juga ke depannya akan ada lebih dari 100 masjid yang akan mempunyai masjid corner seperti ini yang kemudian juga akan kedepannya menjadi pusat pelatihan remaja masjid, serta memiliki kemampuan khusus,” tandasnya.(wo)