SMS Blast SP2020 Mulai Dikirim Februari 2020

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi.Netty

Medan | Jurnal Asia
Dinas Kominfo akan mengirimkan layanan pesan singkat atau Short Message Service (SMS) Blast Sensus Penduduk 2020 (SP2020) mulai 15 Februari 2020. Diharapkan masyarakat dapat partisipasi, dengan begitu SP2020 bisa berjalan dengan baik.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, SMS Blast yang akan dikirim ke semua nomor ponsel terdaftar di Indonesia ini akan mengingatkan masyarakat untuk mengisi secara online. Dalam SMS tersebut masyarakat akan diingatkan melalui link yang dilampirkan dalam SMS tersebut.

Setelah berhasil mengisi formulir pada link yang ditunjuk, nantinya anda tidak akan berhubungan lagi dengan petugas survei door to door yang dikirim Badan Pusat Statistik (BPS).

“Dalam sensus online ini setelah masuk dengan link tersebut maka akan diarahkan untuk mengisi data kunci pertamanya yakni isi Nomor Induk Kartu Tanda Pengenal (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) kita. Jadi tidak sembarangan,” katanya, Kamis (28/11/2019).

Dalam sensus tersebut, ada 21 pertanyaan dasar. Yakni mulai dari Nama Lengkap, NIK, Alamat, Lama Tinggal (pada alamat saat ini), Jenis Kelamin, Tempat dan Tanggal Lahir, Kewarganegaraan, Suku bangsa, Agama, Bahasa Yang Digunakan, Status Hubungan dengan Kepala Keluarga.

Ada juga Status Pendidikan, Aktivitas yang biasa dilakukan, Pekerjaan, Status kepemilikan Rumah, Listrik, Sumber air, Kepemilikan Jamban, Jenis Lantai Terluas. Untuk pertanyaan seperti kepemilikan jamban dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kesehatan masyarakat.

“Jadi, kita harapkan masyarakat tidak takut dan khawatir mengenai pendataan ini. Sebab data-data ini aman,” tegasanya.

Sementara itu, tambahnya, pada tahun 2021 nanti BPS Sumut juga akan menggelar Sensus Sampel. Sensus ini tidak pada seluruh warga negara pertanyaannya juga lebih banyak yakni ada 82 pertanyaan.(nty)