Sengok Gak Kena Sabu, Pemuda Ini Nekat Merampok Penumpang Angkot di Tuntungan

 

Pelaku pengancaman menggunakan pisau yang diamankan pihak kepolisian. Ist

Medan | Jurnal Asia
Dampak buruk narkoba jenis sabu sabu selain menimbulkan kerusakan bagi pemakainya, ternyata juga berdampak lebih parah, memicu pencandu nekat berbuat aksi kejahatan.

Seperti yang dialami Syahril Sopianta Surbakti (28) warga Jalan Besar Tuntungan Desa Tuntungan II Kecamatan Pancur Batu. Terdesak butuh uang untuk membeli sabu, pemuda ini malah memilih jalan instan yang beresiko yakni mencuri.

Bermodalkan sebilah pisau, Syahril melancarkan aksi kejahatannya. Dari rumahnya, pelakuĀ  beringsut ke seberang jalan besar di Desa Tuntungan II Pancur Batu untuk mencari mangsa.

“Korban seorang wanita bernama Vien Minerva Siahaan (23) sedang menunggu angkot di lokasi kejadian, kemudian dihampiri oleh pelaku,” kata Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chan melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily, Selasa (11/6/2019).

Sejurus kemudian, pelaku mengacungkan pisau ke wajah korban sembari berkata “apa isi tasmu”. Korban yang ketakutan hanya bisa berteriak minta tolong.

Beruntung, warga yang melintas dengan sepeda motor membantu korban dengan mengejar pelaku dan korban pergi kerumah tetangga sekitar TKP.

“Selanjutnya warga mengejar pelaku dan menangkapnya lanjut menghubungi personel Pegasus Polsek Pancur Batu dan mengamankan pelaku beserta barang bukti (sebilah pisau) untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya.

Suhaily mengutarakan dari pemeriksaan diduga pelaku nekat berbuat kriminal karena kecanduan sabu.

“Pelaku baru pertama kali beraksi, ia dikenakan pasal pengancaman,” tandasnya.(wo)