Sekda Hasban Harap Perpustakaan di Sumut Semakin Maju

Medan – Sekretaris Daerah Sumatera Utara Hasban Ritonga mengharapkan Dewan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Utara bahu- membahu bersama Pemerintah memajukan bidang perpustakaan dan meningkatan minat baca di Sumatera Utara.

Dikatakan Sekda, per­pus­ta­kaan ibarat buku adalah jendela dunia sehingga merupakan salah satu sarana dalam mencerdas­kan generasi bangsa. Hal itu disampaikan Sekda dalam pertemuan dengan Dewan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Utara periode 2017-2020 di Kantor Gubsu, Kamis (20/4).

Hadir Ketua Dewan Per­pus­takaan Daerah Provsu Prof Dr Hasim Purba SH M Hum, Wa­kil Ketua Achmad Deni dan sekretaris serta anggota. Sementara Sekda didampingi Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provsu Ferlin Nainggolan dan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu Ilyas S Sitorus.

Sekda menyambut gembira telah diteribtkannya SK Gubsu tentang Dewan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Utara yang di antaranya bertugas mem­berikan pertimbangan na­sihat dan saran bagi peru­mu­san kebijakan dalam bidang per­pustakaan.

“Jepang sudah sejak ratusan ta­hun silam membangun per­pus­takaan sampai di tingkat desa. Perpustakaan adalah jendela dunia dan sangat menentukan dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia suatu bangsa,” ujar Sekda Hasban.

Dikatakan Sekda, Perpusta­kaa erat kaitannya dengan pendidi­kan dan salah satu upaya memajukan pendidikan adalah lewat media perpustakaan. Karenanya , Sekda berharap Dewan Perpustakaan dapat mendorong peningkatan minat baca melalui pertimbangan dan saran dalam perumusan kebijakan daerah terkait per­pustakaan.

Selain itu, Sekda meng­h­a­rap­kan Dewan Per­pus­ta­kaan Daerah Provsu dapat men­jadi perpanjangan tangan pe­merintah dalah menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap pe­nye­lenggaraan perpustakaan.

Ketua Dewan Perpustakaan Daerah Hasim Purba men­je­laskan, kehadiran pihaknya menjumpai Sekda dalam rangka perkenalan. Dia berharap De­wan Perpustakaan Daerah da­pat menjalin koordinasi dan kerjasama yang baik dengan pemerintah.

Selain itu, Ilyas Sitorus me­ngajak Dewan Perpustakaan Daerah dapat ikut mendorong lahirnya penulis-penulis produktif di Sumut, sehingga semakin banyak karya penulis Sumut yang beredar di pasaran.

“Sumut banyak menyimpan penulis, namu terkendala de­ngan sulitnya memasarkan buku dan minimnya penerbit lokal di Sumut. Ini harus kita carikan bersama solusinya,” ujar Ilyas.

(andri)