Sebelum Dibuang ke Kutalimbaru, Istri Sempat Tidur 3 Jam Disamping Jasad Suaminya

 

Proses rekonstruksi di rumah korban. Ist

Medan | Jurnal Asia
Zuraida Hanum (41) otak pelaku pembunuhan Jamaluddin (55) ternyata sempat tidur 3 jam disamping jasad suaminya, sebelum dibuang ke Kutalimbaru.

Hal ini terkuak saat rekonstruksi pembunuhan yang digelar di Perumahan Royal Monaco, Kamis (16/1/2020).

Setelah dijagal oleh kedua tersangka M Jefri Pratama (42) dan M Reza Fahlevi (29) warga Jalan Stella Raya, Medan Tuntungan di kamar tidurnya, Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 01.00 WIB, jasad korban tidak langsung dibuang.

“Skenario awalnya kan serangan jantung, tapi ada bekas lebam warna merah dan biru di wajah korban. Istri korban panik dan bilang jika seperti ini maka tidak bisa serangan jantung dan dia akan ditangkap. Di situ mereka berdebat hingga mengubah skenario awal,” ujarnya

Kapolda mengungkapkan, perdebatan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB setelah memastikan korban tewas. Kemudian tersangka Jefry Pratama dan Reza Fahlevi berkeras agar membawa jenazah dini hari itu juga untuk dibuang.

Namun Zuraidah menolak. Menurut dia, suaminya (korban) tak pernah keluar malam-malam dan nanti bisa ditangkap sekuriti perumahan. Akhirnya mereka memutuskan untuk menunggu waktu tepat menjelang pagi untuk keluar dari rumah dan membuang jenazah korban pada pukul 04.00 WIB.

“Pembuangan jasad korban ini tidak direncanakan, namun istri korban berkeras untuk membawa jasad keluar. Kedua tersangka kemudian membawanya dan mencari tempat karena berkejaran dengan waktu menjelang fajar. Ada yang menarik juga di sini, hebatnya, istri korban masih sempat tidur dengan jasad suaminya selama kurang lebih tiga jam sebelum dibuang,” kata Kapolda.(wo)