Rekonstruksi Perencanaan Pembunuhan Hakim PN Medan Berlangsung 15 Adegan

Proses rekonstruksi perencanaan pembunuhan Jamaluddin. Ist

Medan | Jurnal Asia
Rekonstruksi perencanaan pembunuhan yang merenggut nyawa Jamaluddin (55) berlangsung sebanyak 15 adegan di 5 lokasi yang berbeda. Senin (13/1/2020).

Hal ini disampaikan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, usai rekonstruksi. Nantinya, polisi akan kembali menggelar rekonstruksi tahapan eksekusi pembunuhan.

Beberapa adegan telah dilakukan para tersangka, bahkan diantara adegan tersangka Zuraida Hanum menjanjikan uang Rp 100 juta kepada Reza Fahlevi apabila berhasil membunuh Jamaluddin dan Zuraida juga berencana mengajak kedua eksekutor untuk Umrah.

Sementara, disinggung soal uang Rp100 juta tersebut, Andi Rian menuturkan bahwa hal itu adalah yang dijanjikan tersangka Zuraida kepada eksekutornya. Namun ia menegaskan, dalam pertemuan ketiganya, Zuraida hanya memberikan uang Rp 2 juta untuk belanja perlengkapan.

“Uang Rp 100 juta masih sebatas janji, dan begitu juga umroh. Kan sudah ada pembicaraan-pembicaraan mereka di dalam rekonstruksi. Disitu lah kita lihat tersangka RF (Reza) menanyakan kepastian kepada tersangka ZH, (Zuraida)” ucapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan rekonstruksi pembunuhan Jamaluddin dibagi dua tahap yang pertama perencanaan dan yang kedua rekonstruksi eksekusi pembunuhan.

“Dua hari berikutnya baru kita ke TKP Pembunuhan,” ujarnya.

Sebelumnya, tim gabungan Polda Sumut dan Sat Reskrim Polrestabes Medan mengungkap pembunuhan sadis, korban Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Prado BK 77 HD di areal kebun sawit Dusun II Desa Suka Dame Kecamatan Kutalimbaru, Jumat (29/11/2019) silam.

Dalam pengungkapan itu petugas membekuk 3 orang pelaku yakni otak pelaku Zuraida Hanum (41) yang merupakan istri korban.

Kedua penjagal yakni M Jefri Pratama (42) warga Jalan Selam, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Medan Denai, M Reza Fahlevi (29) warga Jalan Stella Raya, Medan Tuntungan

Pedihnya lagi, salah eksekutor pembunuhan bernama Jefri merupakan kekasih gelap istri korban. Mereka selanjutnya merencanakan menghabisi nyawa korban di rumahnya sendiri Perumahan Royal Monaco, Medan Johor. (wo)