Ratusan Imigran Gelap Ditemukan di Medan Diduga Hendak Mencari Kerja di Malaysia

Suasana saat ratusan imigran Bangladesh ditemukan. Ist

Medan | Jurnal Asia
Ratusan Imigran gelap asal Bangladesh yang ditemukan di sebuah ruko di Jalan Pantai Barat Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia diduga hendak berangkat ke Negara Malaysia untuk mencari pekerjaan.

Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Medan Ferry Monang Sihite menyampaikan setelah dilakukan pendataan, imigran Bangladesh yang masuk ke Medan berjumlah 193 orang, dan semuanya laki laki berusia sekitar 20 tahun.

“Mereka (imigran) tidak memiliki dokumen perjalanan,” ujarnya, Rabu (6/2).

Terkait dengan dugaan ratusan imigran ini datang ke Medan untuk selanjutnya berangkat mencari pekerjaan di Malaysia, Ferry mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami lakukan pemeriksaan lebih mendalam untuk mengetahui modus dan apa tujuan mereka berada di Medan tanpa dokumen perjalanan,” ujarnya.

“Selanjutnya nanti akan kami laporkan bagaimana penanganannya apakah nanti akan kami lakukan deportasi, atau dimungkinkan kami lakukan pro justisia,” sambungnya.

Usai dilakukan pendataan, ratusan imigran ini kemudian dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi di Belawan. Diduga ratusan imigran ini melewati rute udara dari Bangladesh ke Bali kemudian ke Kota Medan.

Diberitakan sebelumnya sebuah ruko yang berada di kawasan Jalan Pantai Barat Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia, sejak Selasa (5/2) malam, dihebohkan dengan kabar adanya ratusan imigran asing dikurung dalam ruko tersebut.

Informasi dihimpun wartawan, Rabu (6/2)
pagi kecurigaan warga ternyata benar, begitu didobrak warga kaget ternyata ada ratusan lebih warga asing.

Para imigran yang disebut-sebut asal Bangladesh ini diduga sudah berbulan-bulan berada di dalam ruko berlantai dua tersebut.

Bahkan beberapa warga disana terlihat memberikan makanan lantaran para imigran dalam kondisi kelaparan. (Wo)