Ratusan Driver Ojek Online Serbu Kantor Gojek dan Grab

Aspirasi : Salah seorang orator menyampaikan aspirasi. Vii

Medan | Jurnal Asia

Ratusan driver ojek online Gojek dan Grab melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Grab dan Gojek di CBD Polonia Medan, Selasa (15/1). Mereka protes atas sikap operator yang mengubah insentif.

Dalam orasinya salah seorang orator Nasir menyampaikan tuntutan kepada pihak operator untuk memberikan upah yang layak kepada driver gojek.

“Kami selalu tidak diperhatikan dan hak kita tidak diberikan, hanya penumpang yang diberikan hak, tapi kami tidak pernah diberikan. Pihak aplikator sangat tidak berperikemanusiaan,” ucapnya.

Mereka meminta aplikator supaya memperlakukan para Driver dengan cara yang manusiawi.

“Kami butuh diperhatikan dan hak kami diberikan. Kami dituntut untuk jujur namun pihak grab sendiri tidak jujur kepada kami. Mau makan apa kami dan anak-anak kami jika kami tidak diberikan upah yang layak? Jika dana insentif kami tidak diberikan dan kadang berubah-ubah?,” tegasnya.

Sebelumnya, para driver ojek online juga melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gojek atas kebijakannya yang tidak mengeluarkan dana insentif serta banyaknya akun yang di blokir. Mereka menuntut banding massal atas apa yang dilakukan oleh pihak Gojek.

Mereka menyayangkan pihak gojek yang hanya melemparkan kasus tersebut ke pihak pusat Gojek di Jakarta.

“Dari dulu jawaban pihak gojek hanya begitu-begitu saja, tidak ada solusi sama sekali,” kata salah seorang orator.

Atas tuntutan tersebut, pihak Gojek akan mencoba menyampaikan tuntutan mereka ke pusat. Karena keputusan tersebut ada di pusat manajemen di Jakarta.

“Kalau ada yang memang aplikasi ori yang di blokir, maka silahkan buat banding. Dan akan kita coba sampaikan ke pusat, karena mereka yang bisa mengambil keputusan,” ucap perwakilan manajemen Gojek.(vii/net)