Perayaan Isra Miraj | Momentum Membendung Pengaruh Negatif di Kalangan Remaja

Medan – Kelompok muda-mudi yang tergabung dalam Remaja Mesjid Silatuhrahmi gelar Isra Miraj 1439 H di Mesjid Silatuhrahmi Jalan Pahlawan Gang Lumumba Medan, Sabtu (14/4) malam.

Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) ini merupakan program rutin dengan tujuan membendung pengaruh negatif di kalangan remaja.

“Momentum peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW diharapkan mampu membendung dan memerangi berbagai pengaruh negatif yang dapat memecah persatuan bangsa, khususnya di kalangan remaja. Apalagi kehidupan remaja saat ini sungguh memprihatinkan karena penyalahgunaan narkoba disebabkan mereka kurang memiliki ilmu agama,” ujar Sekretaris Mesjid Silatuhrahmi, Dody Syahputra Lubis usia peringatan Isra Miraj.

Dody menuturkan, keteladanan Nabi Muhammad ini harus kita jadikan pegangan dalam memelihara pergaulan antarumat manusia di lingkungannya masing-masing. Peringatan Isra Miraj ini harus menjadi bahan introspeksi bagi kita sebagai umat Islam.

Pasalnya, saat peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah dari Allah SWT agar umatnya melaksanakan kewajiban sholat sebanyak 50 sehari semalam.

Ia menjelaskan, hal ini tentunya membuat berat umat Islam. Akhirnya dari peringatan Isra Miraj turun perintah kepada umat Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan kewajiban sholat 5 waktu sehari semalam. Namun, kenyataan saat ini keringanan yang diberikan Allah SAW untuk melaksanakan sholat wajib masih banyak ditinggalkan umat Islam.

“Tanpa kita sadari jika melaksanakan sholat lima waktu akan membuat kita terhindar dari perbuatan mungkar. Selain itu akan menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta membuat kita tetap sabar dan tabah dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Adrial mengatakan, pada peringatan Isra Miraj tahun disemarakkan dengan lomba busana muslim, lomba azan dan lomba pembacaan ayat pendek. Diluar dugaan peserta sangat antusias mengikuti lomba sebanyak 105 peserta.

“Perlombaan ini digelar selama tiga hari mulai Rabu (11/4) hingga Jumat (13/4). Untuk ke depannya kami akan membuat perlombaan lebih besar lagi dari tahun ini. Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk syiar Islam,” tutupnya. (bambang nl/rol)