Penyelundupan 84 Kg Sabu, Napi Lapas Tanjung Gusta dan Cipinang Jadi Pengendalinya

Deputi Pemberantasan Narkotika BNN RI Irjen Pol Arman Depari menggelar konferensi pers. Ist

Medan | Jurnal Asia
Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 84 Kg asal Malaysia ternyata pengendalinya merupakan narapidana.

Hal ini disampaikan Deputi Pemberantasan Narkotika BNN RI Irjen Pol Arman Depari, Jumat (12/4). Ia menjelaskan satu narapidana itu berinsial Edy alias Samurai mendekam di LP Cipinang mengendalikan 64 Kg sabu.

“Satu kasus 64 Kg pengendali napi di Jakarta, saat ini sedang dilakukan pembicaraan dengan pihak Lapas untuk segera menyerahkan yang bersangkutan,” ujar Arman.

Selain itu, dua narapidana Tanjung Gusta juga terlibat pengendalian 10 Kg sabu asal Malaysia, salah satu napi berinsial ZH.

“Tanjung Gusta Ini salah satu sarangnya selalu saja terkait, bila ada penangkapan besar. Ini bukan kritik, tapi perlu ada evaluasi terhadap instansi terkait,” ungkapnya.

Dalam pengungkapan ini, polisi turut melakukan penyelidikan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dengan mengamankan barang bukti 1 unit mobil honda jazz warna putih, mobil truk, beberapa HP, honda civic, 1 unit speedboat serta sejumlah atm dan buku bank yang berisi uang milyaran rupiah.(wo)