Penghitungan Suara Pemilu 2019 Diperkirakan Berlangsung Hingga Dinihari, Ini Janji PLN Sumut

KPU Sumut berkoordinasi dengan PLN Sumut agar menjaga pasokan listrik saat Pemilu. Ist

Medan | Jurnal Asia
PLN Sumut telah mempersiapkan sistem kelistrikan untuk mendukung jalannya Pemilu 2019.

Salah satunya yakni dengan pembentukan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN yang terlatih bekerja dalam keadaan bertegangan dan berfungsi melakukan perbaikan listrik tanpa pemadaman.

“Sebanyak 2.456 personel diturunkan, dan sudah ada di empat daerah Sumut yaitu Siantar, Medan, Pakam, dan Binjai,” ujar SRM Distribusi PLN UIW Sumut, Taufik Hidayat ketika melakukan koordinasi dengan KPU Sumut yang digelar di ruang rapat KPU Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (13/3) sore.

Dalam agenda koordinasi itu, Taufik juga menyatakan selain menyiapkan Tim PDKB, PLN Sumut juga telah menyiapkan 300 posko siaga di kantor PLN kabupaten/kota terdekat agar pasokan listrik terpenuhi selama proses Pemilu 2019.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut saat berkoordinasi dengan PLN Sumut yang ingin memastikan pasokan listrik Pemilu 2019 memaparkan daerah-daerah rawan mati listrik di antaranya Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Nias, dan Simalungun.

“Daerah tersebut adalah yang paling rawan mati listrik melihat pengalaman pada pilgubsu pada tahun lalu,” jelas Ketua KPU Sumut, Yulhasni.

Dikatakannya, pemaparan daerah potensi rawan mati listrik ini dimaksudkan agar PLN turut serta berpartisipasi mengantisipasi dan menangani potensi mati listrik, sehingga proses penghitungan suara Pemilu 2019 di Sumut berjalan lancar.

Selain rawan mati listrik, juga terdapat daerah-daerah yang mendapatkan pasokan listrik hanya hingga sore hari. “Padahal berdasarkan simulasi KPU RI, proses penghitungan suara dimulai dari pukul 14.00 WIB dan jika berjalan normal akan selesai pada dini hari,” jelas Yulhasni.

Tentu saja hal ini akan menjadi kendala di TPS atau kecamatan yang tidak mendapatkan pasokan listrik selama 24 jam. Kemudian, untuk memastikan proses penghitungan suara berjalan lancar tanpa ada kendala penerangan, KPU Sumut juga meminta PLN tidak melakukan pemadaman listrik total pada 16 – 17 April.

Jika terjadi pemadaman listrik ataupun kurangnya pasokan listrik di TPS, kecamatan, maupun kabupaten akan berpotensi menyebabkan molornya waktu penghitungan suara.  Dikhawatirkan juga akan terjadi penundaan hingga penghitungan ulang surat suara yang akan menganggu tahapan Pemilu 2019.

“Kita semua tidak ingin hal tersebut terjadi, oleh karena kita berharap PLN turut serta mengantisipasi dan menangani gangguan listrik, misalnya dengan membantu peminjaman genset dan tidak melakukan pemadaman listrik pada 16-17 April nanti,” tambah Yulhasni. (wo)