Pedagang Pasar Marelan Bongkar Kios Secara Sukarela

Medan – Pembongkaran lapak atau kios milik pedagang Pasar Marelan Medan berjalan lancar dan damai, Senin (12/3). Pembongkaran dilakukan para pedagang secara sukarela menyusul akan dioperasikannya gedung baru Pasar Marelan dalam waktu dekat.

Selain petugas PD Pasar Kota Medan, pembongkaran kios turut dibantu personil Satpol PP beserta unsur Muspika Kecamatan Medan Marelan. Sejumlah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan juga diturunkan guna mendukung proses pembongkaran.

Apalagi sebelumnya pihak PD Pasar telah memberitahukan secara lisan mau tulisan kepada para pedagang agar segera mengosongkan lapak atau membongkar sendiri lapaknya. Ditambah lagi pembongkaran itu pun atas prakarsa maupun inisiatif para pedagang agar akses masuk menuju Pasar Mini Marelan terbuka lebar.

Menurut Direktur Operasional PD Pasar Medan, Osman Manalu, pembongkaran berjalan dengan lancar meski sebelumnya sempat ada penolakan.

“Namun setelah ditelusuri ternyata yang menolak itu pedagang kakilima (PKL) yang selama ini berjualan di pinggiran Jalan Marelan Raya. Tapi setelah kita lakukan pendekatan persuasif, termasuk oleh pedagang yang mendukung penuh dilakukannya pembongkaran tidak ada masalah,” kata Osman.

Dijelaskan Osman, proses pembongkaran berjalan dengan lancar dimulai sekitar pukul 14.30 sampai 17.00 WIB.

“Yang membongkar pedagang langsung, kita sifatnya hanya melakukan pengawasan saja, termasuk Satpol PP maupun unsur Muspika Kecamatan Medan Marelan. Begitu pedagang terlihat kesulitan, barulah kita membantu,” jelasnya. Dengan pembongkaran yang dilakukan, sambung Osman, akses jalan masuk menuju Pasar Mini Marelan pun kini terbuka lebar. Sebab, sudah banyak kios maupun lapak milik pedagang yang telah dibongkar dan rata dengan tanah.

Dijelaskannya, pembongkaran tadi merupakan kios milik pedagang yang selama ini berjualan dengan menggunakan mesin serta peralatan yang cukup banyak.

“Pembongkaran akan dilanjutkan kembali besok, sebab para pedagangnya sudah menandatangani setuju dilakukan pembongkaran. Ditambah lagi tempat mereka pun belum siap sepenuhnya dan masih dalam pengerjaan. Kita upayakan dalam sepekan ini pembongkaran dan pembersihan selesai dilakukan. Apalagi kita didukung penuh alat berat dari Dinas PU,” ungkapnya.

Selanjutnya Osman menjelaskan, para pedagang yang kiosnya telah dibongkar, mereka selanjutnya akan menempati lantai satu Pasar Mini Marelan yang terdapat sekitar 170-an kios/lapak.

“Jadi besok langsung kita uji cobakan pengoperasian Pasar Mini Marelan. Dengan demikian para pedagang yang kiosnya telah dibongkar langsung dapat berjualan,” paparnya.

Ketika disinggung mengenai PKL yang berjualan di pinggir Jalan Marelan Raya, Osman mengatakan pihak PD Pasar tentunya harus menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyikapinya.

Dari rapat itu nantilah akan ditentukan bagaimana penanganan yang akan dilakukan terhadap PKL tersebut.

“Saat ini kita fokus untuk mendukung pedagang membongkar kios miliknya serta uji coba pengoperasian Pasar Mini Marelan. Kita harapkan semua berjalan dengan lancar sehingga aktivitas jual beli berjalan dengan lancar. Kita pun berpesan kepada para pedagang terkait dengan masalah Pasar Mini Marelan hendaknya langsung berkoordinasi dengan pihak PD Pasar guna dicarikan solusinya,” tukasnya. (anol/rol)