Menyusup ke Sidang Paripurna DPRD Sumut, Aktivis Bentangkan Spanduk Tolak Revisi UU KPK

Spanduk hitam tolak revisi UU KPK saat Sidang Paripurna DPRD Sumut. Ist

Medan | Jurnal Asia
Kehebohan terjadi saat Sidang Paripurna DPRD Sumatera Utara (Sumut) Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (9/9/2019).

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Sumatera Utara Bersih menyusup masuk ke dalam ruang sidang dan membentangkan spanduk hitam berukuran raksasa dengan tulisan ‘Tolak Revisi UU KPK Capim KPK Bermasalah’.

Sontak, begitu spanduk dibentangkan sidang terhenti sejenak. Pihak kemanan gedung lalu naik ke lantai 2 gedung dan mencopot spanduk.

Salah seorang aktivis Maswan Tambak menyampaikan aksi ini terkait adanya agenda untuk merevisi UU KPK yang mereka anggap justru melemahkan KPK.

“Kemudian disatu sisi saat ini ada beberapa nama yang sudah sampai ke DPR RI yang untuk diserahkan ke presiden yang kami anggap nama-nama tersebut bermasalah,” ucapnya.

“Dari masyarakat Sumatera Utara, kita mengharapkan kepada DPRD Sumatera Utara, untuk menyampaikan ke DPR RI pusat untuk menolak nama-nama bermasalah,” sambungnya.

Kemudian demikian, Maswan menjelaskan Masyarakat Sumatera Utara sangat kecewa dengan adanya rencana merevisi UU tersebut.

“Hari ini Sumatera Utara merupakan salah satu daerah penghasil koruptor terbanyak. Bahkan kita lihat beberapa waktu yang lalu juga kebelakang. Beberapa anggota dewan yang secara berjemaah diangkat oleh KPK,” ucapnya.

Sambung Maswan, ia meminta konsistensi legislatif Sumatera Utara dalam hal menolak revisi UU tersebut.(wo)