Lerai Pertengkaran, Warga Tembung Tewas Dipukul Botol OTK

Jenazah korban meninggal di rumah sakit. Ist

Medan | Jurnal Asia
Pertengkaran yang terjadi di Lapangan Futsal Pasar VII Tengah Gang Bersama Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (7/7/2019) malam berujung maut.

Seorang pemuda berusia 23 tahun bernama Ibnu Gunawan tewas dianiaya dengan cara dipukul botol oleh orang tak dikenal (OTK). Padahal korban berada di lokasi untuk melerai pertengkaran yang melibatkan adiknya.

Informasi dihimpun wartawan Senin (8/7/2019), kejadian bermula ketika korban yang merupakan warga Jalan Prima Pasar 7 Tembung Desa Tembung, Kecamatan Perut Sei Tuan mendapat kabar bahwa adiknya sedang bertengkar saat bermain futsal di Padar VII Tengah Gang Bersama.

Atas informasi tersebut korban bersama 2 temannya, Zulfan dan Bustami mendatangi lapangan futsal dengan mengendarai sepeda motor.

Setibanya di lokasi, korban menemui temannya untuk menanyakan siapa lawan serta yang menganiaya adiknya. Saat berdua berbincang-bincang di dekat lapangan futsal, tiba-tiba kepala korban di pukul sejumlah OTK dari belakang dengan menggunakan botol.

Pelaku langsung kabur, namun korban yang mengalami luka dan berdarah di kepala langsung mengejar pelaku. Tak jauh dari lokasi pelaku berhasil diamankan warga.

Selanjutnya pelaku dan korban dibawa ke warung guna di damaikan. Korban saat itu bertanya kepada pelaku kenapa memukul kepalanya. Namun pelaku hanya bisa diam saja.

Tiba-tiba tubuh korban lemah sehingga dibawa teman-temannya ke klinik terdekat. Namun pihak klinik tidak sanggup menangani korban.

Akhirnya korban dibawa ke RS Mitra Medika. Naas bagi Ibnu, nyawanya tak tertolong lagi. Tak lama personel Reskrim Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi, dan selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan otopsi. Sedangkan keluarga korban diarahkan untuk membuat laporan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini untuk memburu pelakunya.

“Kita masih melakukan penyelidikan kasus ini, dua orang saksi sudah diperiksa,” tandasnya.(wo)