Lagi, Pohon Tumbang Timpa Warga di Simpang Pemda | Dinas Pertamanan Tunggu Ada Korban Baru Bekerja

Medan – Pasca peristiwa robohnya Pohon Trembesi yang berusia ratusan tahun, Dinas Pertamanan Kota Medan diminta bekerja lebih serius dalam memelihara pohon di Kota Medan, jangan baru ada korban baru bekerja.

”Kita prihatin dengan banyaknya pohon yang me­merlukan perawatan, jangan tunggu makan korban baru bekerja” ujar Pengamat Lingkungan Jaya Arjuna ke­pada wartawan, Selasa (10/1).

Dijelaskan dia, Dinas Pertamanan Kota Medan di­duga tidak acuh dengan keberadaan pohon yang membahayakan warga, padahal sudah ada anggaran dalam pemeliharaan pohon.

“Kita lihat saja semakin lama pohon semakin di per­hatikan, bukan malah dibiarkan, apa lagi pohon tersebut berada Di pusat kota, kan menjadi perhatian” katanya.

Sementara, Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Indra Warman menjelaskan pihaknya belum ada menerima laporan mengenai korban pohon tumbang. “Kita hanya mengatur arus lalu lintas pada saat kejadian, kalau korban kan bukan lakalantas, ke Dinas Pertamanan itu,” katanya singkat.

Informasi diperoleh wartawan, peristiwa pohon tumbang kembali terjadi, Selasa (10/1) sekitar pukul 16.00 WIB di Jl Melati/Simpang Pemda Kelurahan Sempakata Kecamatan Medan Selayang, dan menimpa seorang pengendara sepeda motor bernama Sofyan (41) warga Jl Bunga Sakura Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan.

“Pohon tumbang karena ada korekan drainase, satu orang luka luka korban sudah dilarikan ke rumah sakit Bina Kasih,” kata Febri Pranginangin (35) saksi mata kejadian.

Dijelaskan dia, pasca kejadian petugas Dinas Pertamanan Kota Medan dibantu BPBD melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon yang roboh ke badan jalan. “Kadang melintas di Medan ini mengerikan, takut lihat pohon, sudah jalannya jelek rusak, ini tambah pohon tumbang lagi,” keluhnya.

Sebelumnya diketahui, sebuah pohon trembesi berukuruan raksasa roboh di Jl Balai Kota Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat, persis di depan Merdeka Walk, Senin (9/1) siang. Akibatnya, tiga unit mobil, satu sepeda motor, serta instalasi listrik di lokasi, porak-poranda dihantam batang pohon.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun tiga orang pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat, ketiga korban adalah pengendara sepeda motor, Handi (41) dan Fachreza (13) keduanya mengalami luka luka lecet di bagian tangan kaki, dada, dirawat di RS Malahayati, serta Asri (41) mengalami luka pendarahan dibagian kepala dilarikan ke RS Putri Hijau.

Berdasarkan pemantauan, ketiga mobil tersebut yakni Honda CRV hitam BK 69 UB, Mazda 2 abu-abu BK 1531 WI, dan Nissan Juke putih BK 207 K. Sepeda motor yakni Honda Revo hitam BK 4353 AAH. Kerusakan terberat dialami Honda CRV hitam dan Mazda 2 Sporty abu-abu. (bowo)