Kunjungan Wisman Turun 19,30 Persen

Medan | Jurnal Asia

Minat Wisatawan Mancanegara (Wisman) berkunjung ke  Sumatera Utara (Sumut) melalui empat pintu masuk terus berkurang. Terjadi penurunan kunjungan sekitar 19,30 persen dari 22.663 kunjungan pada Oktober 2017 menjadi 18.288 kunjungan di Oktober 2018.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark SP Sitinjak mengatakan, dibanding bulan lalu, kunjungan wisman juga mengalami penurunan 8,03 persen atau mencapai 19.885 kunjungan. Penurunan terbesar terjadi melalui pintu masuk Pelabuhan laut Tanjungbalai sebesar 8,13 persen.

Sedangkan jumlah wisman melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu Internasional turun 8,08 persen. Namun demikian jumlah wisman yang masuk melalui pelabuhan laut Belawan naik
sebesar 225 persen.

Bismark melanjutkan, dari sepuluh negara pasar utama wisman pada Oktober 2018, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang datang ke Sumut yakni 56,90 persen. Kemudian diikuti oleh Singapura 7,85
persen, RRT 5,23 persen, Jerman 2,82, India 2,56 persen, Australia 2,30 persen, Thailand 1,96 persen, Amerika Serikat 1,94 persen, Taiwan 1,68 persen dan Inggris 1,62 persen.

“Jumlah kedatangan wisman selama Oktober 2018 dari sepuluh negara utama tersebut mengalami penurunan sebesar 11,07 persen dibanding bulan sebelumnya. Persentase penurunan
terbesar terjadi pada wisman asal negara Jerman sebesar 23,93 persen,” ucapnya.

Namun demikian, kedatangan wisman dari negara lainnya naik 8,35 persen.
Pada periode Oktober 2018, jumlah wisman dari sepuluh negara utama tersebut juga mengalami penurunan sebesar 12,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni dari 17.032 kunjungan pada tahun 2017 turun menjadi 14.916 kunjungan pada tahun 2018. (netty)