Kapal Pembangkit Turki Atasi Defisit Listrik Sumut | Erry Nuradi Berharap Adanya Alih Pengetahuan

Medan – Kehadiran Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan atau kapal pembangkit listrik di Belawan tidak hanya menyelesaikan defisit listrik di Sumut. Namun jauh dari itu Gubernur Sumut HT Erry Nuradi berharap dengan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah Indonesia, dalam hal ini PLN dengan Pemerintah Turki melalui PT Karpowership, akan terjadinya transfer knowledge atau alih ilmu pengetahuan dan pemahaman mengenai Kapal Pembangkit Listrik terbesar di dunia tersebut.

“Tentu kita sangat berterimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi dan PLN yang sudah menyewa MVPP selama lima tahun untuk ditempatkan di Belawan. Kehadiran MVPP ini tidak hanya menyelesaikan defisit listrik di Sumut tetapi juga kita berharap terjadinya transfer knowlege tentang Kapal pembangkit listrik ini. Tadi saya bincang-bincang dengan Mr Ufuk bahwa di MVPP ada 150 pekerja 10 masih dari Turki dan sisanya dari Indonesia. Semoga hubungan baik, kerjasama sama ini akan semakin baik lagi kedepan termasuk dalam bidang-bidang lainnya,” ujar Gubsu usai silaturahmi dengan Direktur Regional Asia PT Karpowership, Mr Mehmed Ufuk Berk dan rombongan, General Manager PLN Pembangkitan Sumbagut Bambang Iswanto, dan sejumlah pejabat Pemprovsu di Gubernur Jalan Sudirman No. 41 Medan, Rabu (11/10).

Dijelaskan Erry, pasca beroperasinya MVPP Onur Sultan dengan kapasitas daya 240 MW, dimana kapasitas ini dapat ditingkatkan hingga 480 MW tentu telah menutupi krisis listrik di Sumut. Pemadaman bergilir yang sebelumnya kerap terjadi semakin berkurang karena saat ini listrik di Sumut sudah mengalami cadangan.

Pun demikian lanjut Gubsu, pemadaman sesekali masih terjadi dikarenakan gangguan teknis seperti halnya kerusakan maupun perawatan sejumlah pembangkit listrik yang ada.

“Suatu hal yang membanggakan bagi Sumut dengan adanya MVPP sudah menyelesaikan persoalan listrik. Infrastuktur Jalan Tol, minggu depan Insyallah akan diresmikan Bapak Presiden. Untuk masalah-masalah lainnya kedepan akan kita cari penyelesaiannya,” ujarnya Erry.

Senada General Manager PLN Pembangkitan Sumbagut Bambang Iswanto mengatakan bahwa pemenuhan kebutuan listrik di Sumut harus ditindaklanuti dengan cepat. Oleh karenanya, pemilihan MVPP dinilai sangat tepat sembari menunggu beroperasinya sejumlah pembangkit listrik di Sumut lainnya. Apalagi penggunaan MVPP tidak membutuhkan areal yang luas dan juga instalasi terbangun dengan cepat karena Kapal yang datang sudah memiliki power plant diatasnya.

“MVPP Onar Sutan bisa membantu defisit kelistrikan yang terjadi di Sumut yang sebelumnya defisit sekitar 5-7 persen defisit. Saat ini kita sudah surplus 5-6 persen dari kebutuhan 1850 Mega watt. Memang idealnya surplus ini paling tidak 30 persen. Tapi setidaknya sudah bisa membantu sembari kita menunggu cadangan-cadangan listrik lain dari pembangkit yang dalam proses pembangunan,” ujarnya. (andri)