Festival Kuliner Perkuat Wisata Kota Medan Sukses Ditutup dengan Transaksi Rp1,5 Miliar


Medan | Jurnal Asia

Walikota Medan Dzulmi Eldin diwakili Kadis Pariwisata Medan, Agus Suriono menutup Festival Kuliner Medan 2018 di Lapangan Merdeka Medan, Minggu petang (8/7). Even yang dihelat selama tiga hari sejak Jumat (6/7) lalu tersebut berhasil mencetak transaksi mencapai Rp1,5 miliar dengan jumlah pengunjung 15 ribu orang.

Penutupan Festival Kuliner Medan 2018 ini dihadiri Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS, sejumlah tamu undangan dan disaksikan ribuan pengunjung.

Agus Suriono yang membacakan sambutan walikota mengatakan kegiatan ini merupakan sebagai wujud apresiasi Pemko Medan kepada para pelaku kuliner di Medan.

Karena Kota Medan, sambung Eldin, selalu menjadi tujuan pariwisata nasional maupun internasional. Terlebih lagi dengan keberagamaan etnis yang ada, seperti etnis Melayu, Tionghoa dan sebagainya yang semuannya kaya akan budaya dengan tetap mengedepankan kearifan lokal.

Dikatakannya, selama pameran berlangsung antusias masyarakat untuk mengunjungi Festival Kuliner Medan 2018 ini cukup tinggi. Pihak penyelenggara mencatat masyarakat yang datang mencapai 15 ribu pengunjung dengan transaksi di 120 stand kuliner yang ada mencapai Rp1,5 miliar.

“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk lebih memperkuat identitas Medan sebagai kota wisata kuliner sehingga selalu menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang datang. Kami ucapkan terimakasih kepada pelaku kuliner, sejumlah pihak dan masyarakat mendukung sekaligus membantu terselenggarannya kegiatan ini dengan baik serta sukses,” ujar Agus.

Festival Kuliner Kota Medan ini sebelumnya diikuti 120 peserta dengan menghadirkan sekitar 500 aneka menu yang sudah tidak diragukan lagi kelezatannya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Medan ke-428 tahun 2018.

Selain aneka makanan dan minuman, Festival Kuliner juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan seperti lomba memasak dan demo masak. Di samping itu juga telah dilakukan pemecahan Rekor MURI untuk penyajian Bika Ambon terbanyak yang masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat.

Masyarakat mengapresiasi digelarnya Festival Kuliner tersebut. Sebab, kegiatan itu dinilainya sebagai salah satu bentuk promosi kuliner yang merupakan bagian dari keanekaragaman kuliner yang ada di Kota Medan. Tak Bisa dipungkiri perkembangan dunia kuliner saat ini membuat makanan tidak lagi sekadar sebagai pemenuhan kebutuhan pokok tetapi juga merupakan bagian dari life style (gaya hidup). (put/rol)