Empat Mobil di Halaman Parkir Kantor Gubsu Rusak Diduga Dilempari Demonstran

Aksi pengunjuk rasa yang diduga melakukan pelemparan di depan kantor Gubsu. Ist

Medan | Jurnal Asia
Sedikitnya empat unit mobil yang terparkir di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Jalan Diponegoro Medan rusak terkena lemparan batu, Selasa (15/1).

Diduga aksi pelemparan ini dilakukan oleh massa dari kelompok pengunjuk rasa yang melintas di Jalan Diponegoro Medan.

Selain itu, atas kejadian tersebut, kaca pos sekuriti juga pecah akibat pelemparan batu oleh sekolompok orang tidak dikenal tersebut.

Seorang sekuriti yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, bahwa sekelompok orang dengan jumlah massa yang besar mendatangi kantor Gubernur tersebut. Menurutnya, kemungkinan sekelompok orang tersebut sedang ingin melakukan unjuk rasa.

Kepala Biro Umum Pemprov Sumut, Faisal Hasyimi membenarkan telah terjadi pelemparan batu oleh sekelompok orang tidak dikenal. Menurutnya, kejadian berlangsung dengan cepat.

“Ya benar Dinda, kejadian pelemparan batu oleh sekelompok orang yang tidak kenal,” katanya.

Faisal juga mengatakan, bahwa yang melakukan pelemparan tersebut sekelompok orang hendak akan berunjuk rasa.

“Mereka mau unjuk rasa, tapi surat dari kepolisian juga tidak ada untuk mengamankan jalannya aksi,” ucapnya.

Kemudian, untuk mobil Honda Sienta dengan nomor polisi BK 1394 DQ, Faisal mengatakan, dikendarai oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kantor Gubernur, bernama Mintaito.

Lalu untuk mobil Mitsubishi Pajero Sport warna merah dengan nopol BK 1604 DQ, diketahui milik Fakhruddin Parinduri yang dikendarai oleh Bobby Kamal, seorang warga sipil yang ada keperluan dengan Pemprov Sumut.

Atas kejadian ini, Faisal segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Medan.

“Kita akan melaporkan ini, karena kejadian ini telah menggangu khalayak banyak, baik itu warga sipil hingga pekerja di pemerintahan,” katanya.(tmc/wo)