Aksi Solidaritas Muslim New Zealand di Medan Sampaikan 6 Pernyataan Sikap

Ratusan massa aksi menggelar aksi unjuk rasa mengutuk penembakan di Selandia Baru. Ist

Medan | Jurnal Asia
Ratusan massa Aksi Solidaritas Muslim New Zealand, Aliansi Umat Islam Bersatu Sumatera Utara yang menggelar aksi di Kantor Konjen Australia Jalan RA Kartini, Selasa (19/3) siang.

Dalam aksi ini massa menyampaikan 6 pernyataan sikap terkait dengan tragedi jumat berdarah penembakan brutal yang merenggut nyawa 50 orang di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan Komando Aksi Angga Fahmi diantaranya yakni pertama mengutuk keras serangan barbar yang dilakukan teroris anti Islam yang dilakukan secara terencana tersebut.

“Mengutuk pelaku yang salah satunya diduga warga negara Australia yang menayangkan secara live di akun sosial media Brenton Tarrant,” ujarnya.

Ketiga, dikatakannya bahwa serangan ini merupakan tindakan biadab yang dilakukan langsung ke jantung umat Islam, Masjid. Dan serangan ini telah menistakan harkat kemanusiaan sebab yang menjadi target sasaran adalah warga sipil yang tidak bersenjata.

“Aliansi Umat Islam Bersatu Sumatera Utara menyerukan kepada muslim di seluruh dunia dan juga masyarakat non muslim yang masih menjunjung nilai-nilai kemanusiaan mendesak pemerintah Selandia Baru menangkap seluruh pelaku dan menghukum pelaku dengan hukuman setimpal,” jelasnya.

Angga Fahmi juga menyampaikan massa aksi mengimbau negeri-negeri muslim dunia untuk menekan Selandia Baru, guna mempercepat pengungkapan kasus terorisme dan menjamin pencegahan terhadap aksi sejenis di kemudian hari.

Sebelumnya, ratusan massa Aksi Solidaritas Muslim New Zealand berkumpul di Masjid Agung Jalan Diponegoro.

Masa yang tergabung dari berbagai elemen ormas Islam dalam Aliansi Umat Islam Bersatu Sumatera Utara (Sumut) ini menggelar aksi unjuk rasa mengecam penembakan brutal yang dilakukan Brenton Tarrant yang menewaskan 50 orang di dua masjid di Christchurch New Zealand.

Pantauan wartawan terlihat ratusan massa aksi sudah berkumpul dan selanjutnya akan berjalan kaki ke kantor Konjen Australia yang letaknya hanya 250 meter dari titik kumpul. Usai menyampaikan aspirasinya massa membubarkan diri dengan tertib.(wo)