Pendidikan Reynhard Sinaga, Beberapa Gelar Master dan Studi Doktoral

 

Reynhard Sinaga. Ist

Manchester | Jurnal Asia
Predator seks Reynhard Sinaga (36) yang divonis seumur karena memperkosa ratusan pria di Manchester, Inggris ternyata memiliki sejumlah gelar pendidikan.

Dilansir vivanews.com, Selasa (7/1/2020) Reynhard lulus dari fakultas teknik jurusan arsitektur di Indonesia pada 2006 dan melanjutkan studi ke Inggris setahun setelah itu.

Ia meraih tiga gelar magister di Manchester. Ia tengah melanjutkan studi doktoral di Universitas Leeds saat tertangkap, tapi tetap tinggal di Manchester.

Dari penuturannya, Reynhard diketahui pernah bekerja sebentar di dua klub sepak bola Manchester, toko baju dan juga di bar di Gay Village, kawasan yang sering dikunjunginya.

Ia juga sering beribadah di salah satu gereja di kota itu.

Sasaran Reynhard adalah pria muda – sebagian besar berusia 20 tahunan – yang pada umumnya tengah berkumpul dan minum-minum bersama rekan-rekan mereka di klub-klub malam.

Banyak di antara mereka yang begitu mabuk dan tidak ingat pertemuan dengan Reynhard dan hanya beberapa yang ingat momen saat diajak ke apartemennya, namun setelah itu tak ingat apa-apa lagi.

Di sebagian rekaman, Reynhard tampak meniduri para pria muda yang tidak sadar, di sebagian lainnya terlihat ada yang muntah sementara Reynhard terus menjalankan aksinya.

Polisi memperkirakan Reynhard Sinaga telah melecehkan sedikitnya 195 orang selama dua setengah tahun dengan modus membujuk mereka ke apartemennya dan kemudian membiusnya, dan setelah pingsan lalu memperkosa korban.

Ian Rushton, Wakil Kepala Jaksa Penuntut menyebut Reynhard sebagai pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris. Dia terbukti telah melakukan 159 pelanggaran, termasuk 136 perkosaan, yang difilmkannya di dua ponsel. (wo)