Lebih 20 Juta Orang Hadapi Rawan Pangan

New York – Lebih 20 juta orang di Sudan Selatan, Somalia, Yaman dan bagian timur-laut Nigeria menghadapi tingkat kondisi rawan pangan “yang menghancurkan”, kata Sekretaris Jenderal Antonio Guterres kepada wartawan di PBB, New York, AS, Rabu (22/2).

Di antara mereka, hampir 1,4 juta anak menghadapi resiko kematian yang tak terelakkan akibat kekurangan gizi sangat akut, demikian statistik PBB.

“Operasi kemanusiaan di empat negara ini memerlukan lebih dari 5,6 miliar dolar AS tahun ini,” kata Guteres, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. “Kita memerlukan sedikitnya 4,4 miliar dolar sampai akhir Maret guna menghindari bencana.”

Menurut Guterres, untuk mencegah resiko kelaparan parah, PBB perlu meningkatkan operasi kemanusiaan di empat negara tersebut untuk mengirim makanan dan gizi, tapi menghadapi kekurangan dana menjadi penghalang terbesar.

Sepanjang tahun ini, PBB baru menerima 90 juta dolar AS untuk mendanai program kemanusiaan di keempat negara itu, kata Guterres, “sebanyak dua sen untuk setiap dolar yang diperlukan”.

Oleh karena itu, ia mendesak masyarakat internasional untuk “melakukan apa pun yang dapat dilakukannya” guna mengerahkan dukungan, melakukan tekanan politik atas semua pihak dalam konflik dan mendanai operasi kemanusiaan. Ia juga menyeru semua pihak dalam konflik agar menjamin pekerja bantuan akses guna menjangkau orang yang memerlukan bantuan kemanusiaan. (ant)

Close Ads X
Close Ads X