Keluarga Reynhard Sinaga Tajir, Sang Ayah Dikabarkan Pernah Jadi Pegawai PUPR di Jambi

 

Reynhard Sinaga berfoto bersama kedua orangtuanya. Ist

Depok | Jurnal Asia
Reynhard Sinaga (36) pelaku predator sex terhadap ratusan pria di Manchester, Inggris yang divonis penjara seumur hidup berasal dari keluarga tajir.

Pria bernama asli Reynhard Tambos Tua Sinaga itu lahir di Jambi, pada tanggal 19 Februari 1983. Dia merupakan anak sulung dari tiga bersaudara ini terlahir dari pasangan Saibun Sinaga dan Normawati Silaen. Ayahnya, Saibun Sinaga diketahui sebagai pengusaha properti dan seorang bankir.

Informasi dihimpun wartawan, Rabu (8/1/2020), ayah Reynhard dikabarkan pernah menjadi pegawai di Dinas PUPR Jambi, sebelum akhirnya pensiun dini dan akhirnya menjadi pengusaha sukses.

Sangkin suksesnya, keluarga Reynhard diketahui memiliki sebuah rumah super mewah di Jalan Dahlia, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Rumah itu berdiri di atas lahan seluas 3 hektare. Di area tersebut juga terdapat convention hall. Area rumah dikelilingi pagar setinggi lebih dari dua meter. Namun saat ini rumah itu terlihat sepi. Hanya ada penjaga rumah yang sedang membersihkan rumah.

“Iya benar (rumah Reynhard Sinaga). Tapi enggak ada orang di rumahnya. Orang tuanya pada ke luar negeri semua, di rumah enggak ada orang,” kata salah satu penjaga rumah, seperti dilansir dari merdeka.com.

Rumah mewah tersebut berdiri di atas lahan dengan luas kurang lebih 3 hektar. Area dalam rumah dikelilingi pagar setinggi lebih dari dua meter. Saking luasnya dan mewahnya, rumah keluarga Reynhard ini terdapat sebuah convention hall.

Dilaporkan lewat laman the guardian, Reynhard Sinaga diperkirakan polisi telah melecehkan sedikitnya 195 orang selama dua setengah tahun dengan modus membujuk mereka ke apartemennya dengan kedok “seorang Samarian baik” dan kemudian membiusnya, dan setelah pingsan lalu memperkosa korban.

Ian Rushton, Wakil Kepala Jaksa Penuntut menyebut Reynhard sebagai pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris. Dia terbukti telah melakukan 159 pelanggaran, termasuk 136 perkosaan, yang difilmkannya di dua ponsel. (Wo)