Iran mengaku Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Maskapai Ukraina

 

Puing-puing pesawat jatuh di Iran. AFP/Getty Images/CNN

Teheran | Jurnal Asia
Otoritas Iran akhirnya memberikan pengakuan mengenai jatuhnya pesawat maskapai Ukraina di Iran.

Untuk pertama kalinya, Angkatan Bersenjata Iran mengaku telah tak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang milik maskapai Ukraina itu dikarenakan kesalahan manusia (human error). Penembakan itu dilakukan saat pesawat penumpang tersebut terbang di dekat lokasi militer sensitif.

Dalam pernyataannya seperti dilansir kantor berita AFP via detik.com, Sabtu (11/1/2020), Angkatan Bersenjata Iran menyatakan telah menembak jatuh pesawat penumpang tersebut karena mengiranya sebagai pesawat musuh.

Sebelumnya, otoritas penerbangan Iran membantah tuduhan negara-negara Barat yang menyebut pesawat maskapai Ukraina itu dijatuhkan oleh rudal Iran. Ditegaskan Iran bahwa ada koordinasi erat antara otoritas pertahanan udara dan departemen penerbangan sipil.

Pesawat itu jatuh tidak lama setelah tinggal landas dari bandara Teheran menuju Kiev. Menurut saksi, pesawat terbakar di udara sebelum jatuh. Tidak ada peringatan darurat dari pilot dan pesawat diketahui hendak putar balik.

Insiden ini menewaskan 176 orang, termasuk di antaranya 63 warga Kanada, 130 Iran, 11 Ukraina, 10 Swedia, 4 Afghanistan, tiga Jerman, dan tiga Inggris.(wo)