Hubungan Dagang Tiongkok dan AS Memburuk, Pasar Keuangan Tergerus

Ilustrasi Rupiah.Ist

Medan | Jurnal Asia
Membuka perdagangan pada pagi ini, indeks saham di sejumlah bursa asia terus tergerus. Indeks saham di Shanghai dan Hongkong (Hang Seng) terpuruk dalam rentang penurunan 4 persen hingga 5 persen sejauh ini.

Pelemahan indeks saham tersebut terjadi disaat Tiongkok mempertimbangkan akan bertemu dengan AS dalam menyelesaikan perundingan terkait perang dagang sebelumnya.

Keputusan Tiongkok tersebut diambil setelah AS memberikan tekanan agar dalam pertemuan di pekan ini kesepakatan segera di setujui. AS di sisi lain juga akan memberikan sanksi kepada Tiongkok jika tidak menemui kesepakatan perdang dagang yang akan di gelar di pekan ini.

Sejauh ini, IHSG juga mengalami keterpurukan hingga 0.99 persen di level 6.257. Di sesi pembukaan IHSG langsung terpuruk di level 6.254,81.

Dan pelemahan IHSG masih terus berlanjut di sesi I perdagangan hari ini. Sementara itu, mata uang rupiah juga mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, rupiah terpuruk dikisaran 14.331 per US Dolar.

Analis Pasar Modal, Gunawan Benjamin mengatakan, pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini menembus level psikologis 14.300. Pelemahan pasar keuangan pada hari ini baik itu IHSG dan Rupiah didominasi oleh tekanan eksternal terkait ketidakpastian perang dagang.

“Kita berharap pemerintah tetap mampu mengendalikan sentiment internal. Mengingat akhir-akhir ini sentiment internal dari memburuknya kondisi politik tanah air kerap mengganggu kinerja pasar keuangan kita,” tandasnya.(nty)