Dampak Corona, Seluruh Laga Premier League Ditunda

Seluruh laga premier league ditunda. Twitter Premier League

Inggris | Jurnal Asia
Dampak wabah virus corona yang menjangkiti eropa, membuat otoritas Liga Inggris menghentikan sementara kompetisi.

Dilansir lewat laman kompas.com, laga-laga Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, dan Football League, tiga divisi di bawah Premier League, bakal ditunda hingga 4 April 2020.

Pernyataan dari Football League berbunyi:

“FA, Premier League, EFL, dan FA Women’s Super League serta FA Women’s Championship telah secara kolektif setuju untuk menunda laga-laga profesional di Inggris hingga paling cepat 3 April.

“Tindakan ini, yang akan selalu ditinjau, telah diambil sehubungan dengan makin meningkatnya jumlah klub-klub yang harus mengisolasi para pemain dan staff mereka karena Covid-19.

“Penundaan ini mencakup semua pertandingan di Championship, League One, dan League Two, begitu pula semua laga akademi dan usia umur.

“Selain itu, klub-klub telah dinasihati untuk membekukan semua aktivitas tidak krusial seperti, tetapi tak terbatas ke, penampilan pemain, kunjungan ke lapangan latihan, dan pertemuan fans.”

Liverpool hanya terpaut enam poin dari gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 30 tahun terakhir.

Pada hari sama, Everton mengumumkan bahwa seluruh pemain tim utama serta staff kepelatihan klub tengah menjalani karantina diri setelah seorang pemain memiliki gejala terjangkit Covid-19.

Everton mengatakan bahwa “langkah-langkah telah ditempuh setelah seorang pemain tim utama melaporkan gejala yang konsisten dengan virus corona. Klub senantiasa melakukan kontak dengan pemain bersangkutan dan memonitor kesehatan para pemain serta staff.”

Everton juga telah menutup semua kegiatan di lingkup kerja mereka, termasuk USM Finch Farm (lapangan latihan klub), Goodison Park (stadion), dan markas klub di Royal Liverpool Building di pusat kota Liverpool.

Pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi, serta manajer Arsenal, Mikel Arteta, menjadi pemain dan pelatih Premier League pertama yang positif terjangkit virus corona.

Sebelum kabar yang menimpa Hudson-Odoi serta Arteta ini terkonfirmasi, Premie League mengutarakan bahwa laga-laga akan tetap bergulir seperti biasa.

Chief Executive Premier League, Richard Masters, mengutarakan: “Di atas segalanya, kami mendoakan Mikel Arteta dan Callum Hudson-Odoi pulih dalam waktu cepat begitu pula semua orang lain yang terpengaruh oleh Covid-19.

“DI dalam situasi yang luar biasa ini, kami bekerja erat dengan klub-klub, pemerintah, FA, dan juga EFFL untuk meyakinkan bahwa keselamatan dan keseahatan semua pemain, staff, dan suporter menjadi prioritas utama,” tutur mereka.

Hingga Jumat (13/3/2020) sore WIB ada 128.343 kasus aktif Covid-19 dengan 4.720 kematian di seluruh dunia.

Kasus terbanyak tetap di China (80.932) disusul Italia (12.462), lalu Iran (10.075). Kabar baiknya, ada 68.324 kasus di mana para pasien telah pulih kembali.(wo/kompas)