USU Hadirkan Beragam Inovasi Ramah Lingkungan

????????????????????????????????????

Medan | Jurnal Asia

Universitas Sumatera Utara (USU) pamerkan beragam produk inovasi dalam Pekan Inovasi Sumatera Utara ke-6 tahun 2018. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pergurua tinggi di Medan.

“USU senantiasa memberikan dukungan dan pendampingan bagi para peneliti, dalam rangka menghasilkan produk-produk berteknologi tinggi, ramah lingkungan, serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wakil Rektor III USU, Drs Mahyuddin KM Nasution MIT PhD di kampus tersebut, Rabu (28/11)

Dalam pameran yang mengusung tema ‘Inovasi Berbasis Potensi Daerah untuk Mewujudkan Masyarakat Sumut Maju Sejahtera dan Bermartabat’ itu, USU menampilkan banyak produk inovasi variatif dan ramah lingkungan yang dihasilkan para mahasiswa, dosen dan peneliti di lingkungannya.

Di antaranya adalah sabun, shampoo dan lipstik natural bermerek Artsari. Sabun natural tersebut terdiri dari sabun pumpkin (labu kuning), sabun sirih dan sabun sereh. Sementara shampoo natural yang ada adalah shampo bayam dan lidah buaya. Lipstik natural dibuat dari bahan minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jarak dan kaustik soda, serta pengisi lidah buaya segar dan pewangi minyak nilam.

Selain itu masih ada sabun inovasi laboratorium yang menggunakan bahan baku kelapa sawit, noire pomade dan sabun cair pencuci piring yang terbuat dari bahan-bahan yang aman bagi kulit tangan, sehingga tidak menimbulkan rasa gatal atau iritasi. Dijelaskanya, penelitian dan inovasi merupakan salah satu titik fokus yang menentukan di dalam pengembangan dan peningkatan kualitas kelembagaan dan keilmuan sebuah perguruan tinggi, tak terkecuali USU.

“Untuk itu kita terus bergiat dalam upaya tersebut, dengan memotivasi seluruh unsur dosen dan peneliti serta mahasiswa di lingkungan USU,” ujar Mahyuddin.

Produk-produk ramah lingkungan juga hadir dalam bentuk kemasan makanan pengganti Styrofoam, yakni herbal foam. Herbal foam ini dibuat dari bahan-bahan alami berupa getah akasia, kitosan (cangkang kulit udang),

CMC dan tepung kanji. Bahan-bahan tersebut sangat mudah didapatkan dana man digunakan serta ramah lingkungan. Seperti cangkang kulit udang yang biasanya terbuang sebagai sisa dari proses produk dan usaha kuliner.

Masih terdapat banyak hasil produk inovasi lainnya yang ditampilkan dan berhasil menyedot perhatian besar pengunjung dalam Pekan Inovasi Sumut tersebut, sehingga menahbiskan stand USU sebagai Juara Terfavorit.

USU juga menghadirkan STEM-I BOT, yakni robot yang diperuntukkan dalam pembelajaran Science, Technology, Engineering dan Mathematic dengan kemampuan intelligence.

Robot ini bertujuan untuk membantu pembelajaran anak usia sekolah dan dewasa pemula yang berminat dalam program computer dan elektronika. Terdapat pula mesin penyuling minyak atsiri, kompor portime yang ramah lingkungan, pengiris multifungsi, hidroponik tenaga surya yang dilengkapi dengan sensor Ph air, dan banyak hasil inovasi lainnya.

Selain menyabet juara stand terbaik 1 kategori stand inovasi terfavorit dengan menyisihkan 78 stand lainnya yang berasal dari 55 instansi dan perusahaan. (swisma)