UMA Satu-satunya PTS Masuk Organisasi Kebijakan Publik Dunia

Medan | Jurnal Asia
Seiring perjalanan sejak tahun 2000 silam, eksistensi program magister UMA sudah dipercaya banyak lembaga seperti pemda, BUMN dan swasta. Demikian pula halnya dengan kualitas lulusan yang dihasilkannya.
“Tanpa terasa program ini sudah berjalan 14 tahun. Alhamdulillah sepanjang waktu itu, banyak lembaga memberikan kepercayaan untuk pendidikan setingkat magister,” kata Kepala program studi Magister Administrasi Publik, Warjio MA, Ph.D pada buka puasa bersama di Medan akhir pekan kemarin.
Disebutkan Warjio, magister UMA sudah banyak melakukan berbagai program dan kebijakan guna mendorong keberlangsungan kehidupan kampus selevel magister.
Untuk itu lanjut Warjio suatu kebanggan bagi magister UMA karena mampu menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) yang diterima masuk dalam organisasi kebijakan publik dunia.
“UMA berhasil ambil bagian dalam organisasi kebijakan publik di Eropa. Kalau PTN-nya itu adalah Universitas Indonesia. Semoga ini menjadi kabar baik juga bagi masyarakat dan kami tetap melanjutkan program-program yang baik ini ke depannya,” harap
Direktur Program Pascasarjana UMA, Prof Dr Hj Retno Astuti mengungkapkan, kegiatan buka puasa bersama ini yang dilaksanakan setiap tahunnya sangat bermanfaat, karena menjalin silaturahmi dengan insan pers.
Menurutnya di Pascasarjana UMA terutama untuk kegiatan akademis, pihaknya selalu berusaha meningkatkan mutu baik pada sistem perkuliahan, kegiatan mahasiswa maupun kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
“Intinya kami tetap berjalan sesuai koridor akademis berlaku. Apalagi alumni pasca UMA jumlahnya sudah banyak dan berperan serta di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Jadi ini tidak mudah karena kita semua memiliki tanggung jawab moral,” ujarnya.
Dia mengaku magister UMA melakukan banyak kegiatan berupa pelatihan dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan  pengabdian kepada masyarakat, workshop serta kerjasama guna mempererat relasi dengan berbagai lembaga baik pemerintahan maupun swasta.
“Artinya kita bukan hanya berkiprah di dalam saja melainkan juga di luar dengan berbagai program yang sebelumnya sudah dirancang bersama,” kata Retno
Acara silaturrahmi sekaligus sosialisasi tentang program Pascasarjana UMA itu berlangsung akrab dan penuh nuansa kekeluargaan.
Hadir juga pada acara itu Rektor UMA Prof Ya’kub Matondang MA. Dalam sambutannya selain menyambut baik pertemuan tersebut, Ya’kub berharap melalui media segala program serta kegiatan yang ada di Pascasarjana UMA dapat tersosialisasikan secara maksimal.
Selain rektor, turut hadir direktur, para wakil direktur I, II dan III Program Pascasarjana UMA, para pimpinan program studi fakultas Pascasarjana UMA, fungsionaris, kepala tata usaha, humas, staf dan juga karyawan. (swisma)