Tingkatkan SDM, HPJI- ITM Teken MoU

Medan | Jurnal Asia

DPD Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Sumatera Utara (Sumut) dengan sejumlah perguruan tinggi (PT) di Sumut termasuk Institut Teknologi Medan (ITM) menandatangani memorandum of understanding (MoU) tentang Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Pada penandatanganan kerjasama atau memorundum of understanding (MoU) antara kedua belah pihak disepakati bekerja sama meningkatkan SDM lulusan dari perguruan tinggi tersebut.

Perguruan tinggi yang menandatangani MoU itu dilakukan Wakil Rektor IV ITM Ir Mustafa MT dengan Ketua DPD HPJI Sumut, Umar Zunaidi Hasibuan disaksikan Direktur Jembatan Dirjen Bina Marga, Iwan Zarkasih, Ketua Umum DPP HPJI Pusat, Taufiq Wijoyonodi, dalam Seminar Nasional Teknik Jalan (SNTJ) 2018, di Library Digital Unimed Medan.

Wakil Rektor ITM Mustafa mengatakan, penandatanganan itu dilakukan melalui seminar dan kerja sama tersebut memunculkan ide, masukan untuk perbaikan infrastruktur jalan di Sumut yang masih banyak permasalahannya.

Diharapkan ada distribusi untuk meningkatkan sumber daya manusia yang andal dan profesional. Melalui SNTJ 2018 ini akan membahas dan membicarakan bagaimana teknologi peningkatan jalan dan jembatan di Sumut. Sehingga persoalan jalan di Sumut bisa diatasi dan kualitas jalan semakin meningkat.

Poin kerja sama antara DPD HPJI Sumut dengan perguruan tinggi tersebut, antara lain HPJI menyiapkan dan mengembangkan kurikulum serta rencana penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Menyelenggarakan pelatihan lo­kakar­ya, seminar kepada masyarakat umum, menyiapkan dosen, ruang belajar, fa­silitas pendidikan terkait, menerbitkan ser­tifikat ke­lulusan untuk program program pen­di­dikan.

Umar Zunaidi Hasibuan yang juga Walikota Tebingtinggi ini ingin menjalin kerja sama ke seluruh perguruan tinggi karena menjadi tanggung jawab HPJI, sehingga tercipta tenaga kerja yang andal dan berkualitas. Dengan adanya kerja sama ini ke depan akan lahir dari perguruan tinggi tenaga kerja yang andal dan berkualitas

Dalam paparan di seminar, Umar mengatakan, sistem jaringan tol di Sumatera Utara (Sumut) termasuk yang terbaik dan andal di Indonesia setelah Pulau Jawa. Sebab, jaringan tol yang sudah dibangun di Sumut sudah terkoneksi dengan baik.

Dia mengatakan, jaringan tol di Sumut disebut terbaik dan andal karena ruas tol Medan-Binjai, Medan-Tebingtinggi sudah terkoneksi ke kawasan industri, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung, dan kawasan pariwisata Danau toba.

“Sekarang sedang tahap penyelesaian pembangunan ruas tol Sei Rampah ke Tebingtinggi dan akan dilanjutkan ke Pematangsiantar dan Kisaran. Sistem jaringan tol ini sangat baik dan andal karena sudah terkoneksi ke sektor perekonomian di Sumatera Utara,” katanya.

Dia mengatakan, dengan terkoneksinya ruas tol ke pusat perekonomian akan mempercepat perekonomian Sumatera Utara dan khususnya meningkatkan kesejahteraan warga Sumut. (swisma)