Sediakan Kuota 2.386 Mahasiswa Baru 2018 | 38.647 Peserta SNMPTN Bersaing Masuk USU

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir (tengah) berbincang dengan seorang peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan yang melakukan pendaftaran di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (9/6). Ujian SNMPTN 2015 diikuti oleh 852.093 peserta dari 15.317 sekolah di dalam negeri maupun Sekolah Republik Indonesia (SRI) di luar negeri. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/Rei/aww/15.

Medan – Sebanyak 38.647 siswa kelas 3 SMA/MA/SMK bersaing ketat untuk masuk Universitas Sumatera Utara (USU). Pasalnya untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 perguruan tinggi ini menyediakan daya tampung (kuota) hanya 2.386 bagi calon mahasiswa baru.

“Penilaian untuk kelulusan itu ditetapkan panitia pusat penerimaan mahasiswa baru berdasarkan prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa atau PDSS,” kata Ketua SNMPTN USU Prof Rosmayati di kampus tersebut, Senin (12/3).

Prof Rosmayati yang juga Wakil Rektor I ini menyebutkan, persentase tingkat kelulusan peserta di jalur SNMPTN itu sekitar 35 persen dari total 6.773 kursi yang tersedia di USU pada 2018 ini.

Berdasarkan data, pendaftar pada jalur SNMPTN ini terjadi peningkatan dibanding tahun lalu sebanyak 34.527 siswa. Sehingga terjadi penambahan mencapai 4.120 orang.

“Begitu juga dengan jalur bidikmisi yang pendaftar tahun ini naik 1.182 dari tahun lalu yakni 7.133 siswa menjadi 8.315 orang,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu jumlah siswa yang diterima pada jalur SNMPTN di USU sebanyak 2.325 dari peminat secara keseluruhan sebesar 34.527 pendaftar.

Prof Rosmayati menyebutkan, untuk program studi yang paling diminati adalah Agribisnis, Farmasi, Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Dokter untuk program studi IPA serta Akuntansi, Manajemen, dan Imu Hukum untuk prodi IPS.

Dijelaskannya, SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 sampai dengan semester 5 bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 atau 1 sampai dengan semester 7 bagi SMK yang masa belajarnya 4 tahun.

Sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi akademik siswa. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), memiliki prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.

Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.

Pendaftaran SNMPTN tahun ini dimulai sejak 21 Februari 2018 hingga 6 Maret 2018, dan pengumuman hasil seleksi SNMPTN dilakukan pada 17 April 2018.

Sementara untuk jadwal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018, Pendaftaran Ujian Tulis (UTBC dan UTBK) akan dilaksanakan secara online pada 5 April 2018 dan berakhir pada 27 April 2018.

Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 8 Mei 2018, Ujian Keterampilan pada 9 dan 11 Mei 2019 serta pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 3 Juli 2018. (swisma)