Program Dirjen Belmawa Kemenristekdikti | 439 Mahasiswa se-Sumut Ikuti ON MIPA PT

Medan – Sebanyak 439 mahasiswa se Sumatera Utara berlaga di ajang Olimpade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) tingkat Kopertis.

“Seleksi tingkat Kopertis Wilayah I Sumut untuk menentukan 64 mahasiswa terbaik,” kata Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto melalui Kepala Seksi Akademik Kemahasiswaan Drs Sulhan Lubis, Sabtu (14/4).

Dijelaskannya, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Dirjen Belmawa Kemenristekdikti) menyelenggarakan olimpiade dengan bidang yang diperlombakan Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi yang mulai dirintis pada 2009.

“Secara universal, ilmu-ilmu dasar dan Matematika merupakan bidang penting yang harus dikuasai oleh masyarakat. Sayangnya kualitas pendidikan di Indonesia pada bidang ini tergolong rendah,” kata Sulhan.

Untuk itu, sebutnya, pemerintah melakukan upaya pemberdayaan mahasiswa dalam penguasaan ilmu dasar dan Matematika yang tujuan akhirnya untuk mendorong daya saing bangsa. Tujuan dari Olimpiade Nasional MIPA-PT ini, kata Sulhan, untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Perlombaan ini juga diharapkan mendorong peningkatan kemampuan akademik dan memperluas wawasan mahasiswa bidang MIPA.

Pemerintah, kata Sulhan, dalam hal ini Dirjen Belmawa Kemenristekdikti juga berharap melalui lomba ini dapat memberi masukan untuk perbaikan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi.

Seleksi ON MIPA-PT tingkat Kopertis 2018 ini dilaksanakan di kampus Universitas Katolik Santo Thomas pada 21 – 22 Maret 2018 lalu.

Disebutkannya, peserta yang mendaftar pada kegiatan ON MIPA-PT ini berjumlah 439 orang mahasiswa yang berasal dari 2 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 23 PTS se Sumut.

Adapun klasifikasi peserta berdasarkan pengelompokan perguruan tinggi adalah 284 mahasiswa dari kelompok Universitas terdiri dari 2 PTN dan 14 PTS. Kemudian, 111 mahasiswa dari kelompok Institut yang terdiri dari 5 PTS. Selanjutnya 46 mahasiswa dari kelompok Sekolah Tinggi yang terdiri dari 4 PTS.

Dijelaskannya, lomba dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap I di tingkat perguruan tinggi yang menghasilkan 7 mahasiswa terbaik masing-masing bidang. Tahap II tingkat wilayah, yakni Kopertis untuk menentukan 64 mahasiswa terbaik. Sedangkan tahap III di tingkat nasional yang menghasilkan 20 mahasiswa terbaik.

Sulhan mengungkapkan, peserta tahap II adalah peserta terbaik hasil seleksi tahap I dan mendapatkan rekomendasi dari pemimpin perguruan tinggi bidang kemahasiswaan.

(swisma)