KJRI Songkhla Dukung UMSU Terima Mahasiswa Thailand

Medan – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Songkhla, Thailand siap mendukung upaya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk menerima lebih banyak mahasiswa asal Thailand Selatan melanjutkan studi di UMSU khususnya, ataupun universitas lain di Indonesia.

Kepala Humas UMSU Ribut Priadi menyebutkan, dukungan tersebut diberikan Konsul Indonesia di Songkhla, Triyogo Jatmiko pada kegiatan Melayu Day 2018 Yala, Thailand Selatan.

“Kami senang dengan dukungan yang diberikan KJRI Songkhla dan mengikutsertakan UMSU sebagai satu-satunya peserta asal Sumut dalam even tahunan terbesar di kawasan Thailand Selatan ini,” kata Ribut di kampus tersebut Jalan Mukhtar Basri Medan, Senin (12/2)

Disebutkan Ribut, pada ajang itu, Konsul Indonesia di Songkhla, Triyogo menyatakan pihaknya siap memfasilitasi kegiatan untuk bisa memperkenalkan Indonesia di bidang pendidikan yang menjadi sektor penting, karena masyarakat Thailand merasa sangat dekat dengan Indonesia

“Masyarakat Thailand pada dasarnya sangat antusias melanjutkan pendidikan ke Indonesia. Untuk itu kita harus banyak memberikan informasi tentang keberadaan universitas di Indonesia termasuk UMSU yang mestinya bisa lebih banyak menarik jumlah mahasiswa asal Thailand Selatan karena dari segi jarak relatif lebih dekat,“ kata Ribut menirukan pengakuan Triyogo.

Dia juga mengapresiasi UMSU yang selama beberapa tahun belakangan ini aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang difasilitasi KJRI di Songkhla. “Apa yang dilakukan UMSU dengan mengikuti even pameran pendidikan dan pengiriman mahasiswa melaksanakan KKN internasional di Thailand merupakan langkah positif untuk lebih memperkenalkan perguruan tinggi kepada masyarakat di Thailand,” ujarnya.

Disebutkan, sebanyak 11 mahasiswa asal Tahailand saat ini melanjutkan studi di UMSU. Namun menurut Triyogo jumlah tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat potensi dan antusias masyarakat muslim Thailand untuk melanjutkan studi di Indonesia begitu tinggi.

“Bukan Cuma yang berkaitan dengan penddidikan agama Islam, saat ini program studi lain semial ekonomi atau perbankan syariah juga salah satu yang bisa menarik perhatian. Intinya pihak universitas juga harus mengembangkan prodi unggulan yang bisa dijual untuk mahasiswa internasional,” katanya.

Triyogo juga mengingatkan, pentingnya pelayanan bagi mahasiswa internasional yang melanjutkan studi di perguruan tinggi di Indonesia.

“UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi penerima program beasiswa Muhammadiyah harus memberikan pelayanan maksimal dengan memfasilitasi calon mahasiswa internasionalnya, termasuk agar bisa mendapatkan visa pendidikan secara cepat, juga pelayanan tempat tinggal minimal satu semester sampai si mahasiswa asing merasa telah aman dan nyaman dengan suasana kampus,” katanya. (swisma)