Safari Nusantara Bangkit dengan Tokoh Adat /Tokoh Agama di Sumut untuk Pemenangan Jokowi-Ma’ruf

Foto bersama Nusantara Bangkit dengan Tokoh Adat/Tokoh Agama di Sumut. Ist

Medan | Jurnal Asia
Dalam rangka memenangkan Calon Presiden (Capres) No.01 Jokowi-Ma’ruf, Nusantara Bangkit menggelar safari dan silaturahmi kepada tokoh adat/tokoh agama dan alim ulama lintas etnis ke pelosok daerah se Sumatera Utara (Sumut).

Ketua DPP Nusantara Bangkit Ir Ivan PP menyampaikan kegiatan safari ini juga diharapkan dapat mewujudkan kerukunan di wilayah Sumut yang majemuk saat Pemilu 2019.

“Kegiatan Safari Nusantara Bangkit, bermula atas keprihatinan Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Bapak Jenderal (Purn) DR.Moeldoko, SIP tentang situasi yang semakin memanas di tengah tengah masyarakat menjelang Pesta Demokrasi Pilpres 17 Apri 2019,” jelas Ivan kepada wartawan, Jumat (12/4) di Medan.

Ivan menambahkan, seperti dapat disaksikan, masyarakat terbelah menjadi dua kubu, dan dua kubu ini menurutnya sudah bersaing dengan sangat tidak sehat. Hoax , fitnah dan eksploitasi sentimen agama sudah menjadi ‘konsumsi’ sehari- hari dan dalam narasi- narasi yang sangat vulgar dan membuat yang mendengar dan melihatnya bisa ‘terpancing’.

“Terutama beliau melihat di Sumut fenomena ini sangat tajam, karena cukup sering mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja maupun sosialisasi/kampanye ke Sumatera Utara,” ungkapnya.

“Sumatera Utara bagi beliau menjadi provinsi yang sangat diperhitungkan dalam konstelasi politik nasional karena di samping DPT terbesar di luar Jawa yaitu 9.833.428, juga karena pengaruh politiknya ke seluruh Indonesia, sebab suku suku di Sumatera Utara adalah suku-suku perantau hampir ada di seluruh Nusantara terutama konsentrasinya di Pulau Jawa,” jelas Ivan.

Diakui Ivan, Sumut diamati Jenderal Moeldoko juga sebagai masyarakat yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya. Tokoh – Tokoh adat yang sekaligus sering juga merangkap sebagai tokoh masyarakat, tokoh agama dan tidak sedikit yang alim ulama masih berpengaruh dan didengarkan omongannya di Masyarakat .

“Berdasarkan pengamatan dan keyakinan diataslah kemudian Jenderal Moeldoko menggagas perlunya tokoh-tokoh seperti yang dimaksudkan diatas di dekati dari mulai tingkat provinsi kemudian kabupaten/kota, kemudian kecamatan dan terakhir sampai ke desa desa, agar elektabilitas Jokowi naik, dan perolehan suara yang sebanyak-banyaknya dapat diraih,” jelasnya.

Dijelaskan Ivan, Safari Nusantara Bangkit kepelosok daerah se Sumatera Utara, dimulai dari Pematang Siantar, Paluta, Palas, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Pakpak Barat, Nias, Tobasa, Tanah Karo, Labura, Labuhan Selatan, Binjai, Stabat, Tanjung Balai, Tebingtinggi, Deliserdang, dan daerah lainnya disambut antusias masyarakat, untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Capres #01. (Wo)