Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa ke Pemkab Karo, Ini Tuntutannya

Guru honorer menggelar aksi unjuk rasa. Ist

Karo | Jurnal Asia
Ratusan guru honorer di Kabupaten Karo melakukan aksi unjuk rasa longmarch dimulai start di kantor DPRD Kabupaten Karo, Selasa (17/12/2019).

Setelah menggelar orasi di kantor wakil rakyat itu selanjutnya para guru honorer tersebut dengan menggunakan berbagai spanduk dan tulisan berjalan kaki menuju Kantor Bupati Karo.

Dalam aksinya, guru honorer menuntut agar pihak Pemkab Karo mengusulkan agar nama nama para guru honorer segera di usulkan dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Usulkan nama kami menjadi PNS, ke Mendikbud, selama ini gaji saya hanya Rp300 Ribu perbulan, sudah 10 tahun, saya menjadi guru honor, ” ujar salah seorang guru saat berorasi.

Massa mendesak agar DPRD Karo dan Pemkab Karo tidak memberikan iming-iming janji belaka. “Jangan hanya waktu anda mencalonkan diri saja anda memberikan harapan pada kami” ujar lainnya.

Menangapi Tuntutan para guru honorer, Selanjutnya Pihak Pemkab Karo meminta perwakilan dari para guru honorer untuk berdiskusi di lantai 2 Kantor Bupati Karo, selanjutnya perwakilan para guru honorer melakukan dialog dengan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Karo Edy Suranta Surbakti.

Ka BKD Mulianta mengatakan bahwa semua data yang layak menjadi PNS sudah tercatat di pusat, dan sebaiknya para guru honorer menunggu keputusan dari pusat bagai mana yang layak menjadi PNS.

“Aturan dari pusat yang harus kita patuhi, kita ini amanat yang mengatur, itu semua bukan kewenangan daerah, semua kewenangan pusat” ujar Mulianta.

Namun dialog antara guru honorer dengan pihak Pemkab Karo tidak berjalan lancar. Guru honorer yang melakukan aksi selanjutnya kembali ber gabung dan mengharapkan agar Bupati Karo segera menerima kedatangan mereka.

“Kami mau Bupati Karo segera menerima kedatangan kami kami tidak mau perwakilan ” ujar para guru honorer. (wo/Herman)