Rapat Percepatan Relokasi Tahap III Siosar Terkendala Penebangan Kayu, Ini Tindakan Bupati Karo

Bupati Karo Terkelin Brahmana saat pimpin rapat terkait percepatan penyiapan relokasi tahap III Siosar. Ist

Karo | Jurnal Asia
Beragam ide dan usulan muncul terkait percepatan penyiapan lahan usaha tani (LUT) relokasi tahap III di Siosar, dalam kurun sepekan sudah ada tiga kali adakan rapat, namun hasil rapat sia sia, sebab belum menghasilkan mufakat antara Tim Monitoring dan OPD terkait.

Untuk langkah selanjutnya dalam penyelesaian penebangan kayu yang tak kunjung selesai dilanjutkan atau diberhentikan bagi perusahan yang sebelumnya sudah mengantongi izin IPK (izin penebang kayu) dari pihak kehutanan propinsi yakni PT. Paranak Gabe Maduma.

Akibat bertele tele ini, Bupati Karo Terkelin Brahmana ambil sikap dari semula acara yang digelar akan dibuka oleh Asisten 1 Drs Suang Karo Karo, diambil alih dan bupati Karo langsung pimpin rapat, Senin (15/4) di ruang rapat asisten kantor Bupati Karo.

“Saya sangat kecewa berat dan kesal, bahwa sampai detik ini belum ada dari tim Monitoring dan OPD terkait Pemda Karo terkait kesimpulan maupun keputusan untuk penebangan kayu tertunda tunda, alasan perusahaan PT Paranak Gabe Maduma, dinilai tidak mampu dan IPK (izin penebangan kayu) sudah berakhir 12 april 2019, sehingga dilakukan peninjauan kembali,” ujar Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Ia meminta agar hal ini segera konsultasikan kepada pihak Provinsi. “Apa kendala dan buatkan notulen bersama, ini dasar untuk memutuskan, terlebih disini hadir TP4D, Polisi dan TNI, ini cukup bersama sama untuk mengambil suatu keputusan, jangan pernah takut dan ragu,  BNPB letjen TNI Doni Monardo berpesan segera tuntaskan dan jangan tunda tunda lagi,” katanya.

Selain itu, perwakilan pihak PT Paranak Gabe Maduma, saat ditanya Bupati Karo kesiapannya kedepan jika IPK diberikan oleh pihak Dinas Kehutanan Pemprov Sumut,  pihak PT Paranak Gabe Maduma menyebutkan akan menyelesaikan dalam kurun  selama tiga bulan.

Sementara Kepala Kehutanan Pemprov Sumut melalui Meri Kabid Kehutanan menyebutkan pada prinsipnya pihaknya tidak pernah menyulitkan proses perizinan baik sekarang ini.

“Jika diganti boleh saja. Hanya ikuti lagi dari awal proses pengajuan dan siapkan rekomendasi,’’ katanya.

Turut hadir dalam rapat ini Kasi Intel kejaksaan Karo Arief, Asisten 1 pemerintahan Drs Suang Karo Karo, Plt asisten 2 Davit Trimei Sinulingga,kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, kepala inspektorat, Philemon Brahmana, Kalak BPBD Karo Ir. Martin Sitepu, Camat Tiga Panah Data Martina, Camat merek Tomi Heriko Sidabutar, Danramil tiga panah, Kapolsek Tiga Panah, perwakilan PT Paranak Gabe Maduma.(herman/wo)